Kiat Menghapi Kenaikan BBM


Kita boleh kecewa terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, namun jangan sampai kekecewaan kita ditanggapi dengan keluhan demi keluhan tak berujung bahkan sampai kepada cacian dan sumpah serapah tanpa ada usaha untuk mengurangi beban kehidupan yang menurut kita makin berat.

Berikut kiat-kiat menghadapi kenaikan BBM:

[A] Mengontrol nafsu berbelanja (berhemat)

[B] Menambah penghasilan.

Upaya2 penghematan BBM bagi rider diantaranya:

[1] Pastikan ban motor selalu dalam kondisi cukup tekanannya. Semakin kempes maka semakin besar pula torsi yg dibutuhkan utk memutar roda.

Akibatnya semakin besar energi yg terbuang.

[2] Periksa kekencangan rantai serta keausan rantai dan gear. Rantai yg kendor menyebabkan energi yg terbuang saat transmisi energi oleh slip gesekan adalah besar. Demikian pula rantai dan gear yg sudah aus. Jangan malas untuk melumasi rantai dan gear.

[3] Sebaiknya upayakan tangki bensin selalu terisi minimum setengah volume tangki. Volume tangki yg besar memungkinkan penguapan bensin lebih besar ketimbang volume tangki kecil yg terisi penuh oleh bensin. Kita rasakan konsumsi bensin lebih besar saat tangki terisi sedikit bensin ketimbang terisi penuh.

[4] Hilangkan kebiasaan gas-rem. Upayakan mengendarai dengan laju konstan.

[5]  Ada yg mau menambahkan?

[C] (ini yg terpenting) Tawakal dan tetep bersyukur kepada Allah. Betapapun kondisinya Rasulullah menuntun umatnya untuk selalu memuji kepada Allah. Apabila mendapat kenikmatan beliau berucap Alhamdulillahilladzi bini`matihii tatimmus Shaalihat..

Dan apabila mendapat ujian/musibah beliau selalu bertutur Alhamdulillaahi `alaa kulli haal. Inilah sikap optimis yang mengagumkan yg Rasulullah ajarkan.

Sikap Umat Islam Terhadap Hasil Pilpres


Hingga kini pasca pelantikan presiden RI periode 2014-2019, masih banyak saya temukan artikel-artikel bersileweran di beranda fb saya, membeberkan kesalahan-kesalahan presiden kita di muka publik. Tak ayal, banyak tanggapan-tanggapan kontra terhadapnya dan tak sedikit pula yang meng-counter artikel atau status yang dibuat hingga  perang mulut di dunia maya tak terelakkan.

Sekali dua kali, kita menganggapnya khilaf saja. Namun realitanya terjadi berulang-ulang. Mungkinkah agama kita tidak mengaturnya? Padahal kita yakin bahwasanya aspek apapun dalam kehidupan kita sampai-sampai tata cara buang air saja sudah diatur. Mungkinkah cara menyampaikan kritik terhadap pemerintahan terpilih yang merupakan perkara yang lebih besar tidak diatur?  Tidak mungkin!!!

Lantas kalaulah kita tanyakan kepada mereka yang getol dan hobi mengkritik dan mengumbar aib pemimpin di muka publik, bagaimana islam memandang kritik seseorang atau kelompok terhadap pemerintah?Akankah mereka mendapati jawabannya? Kalau tidak, lantas apa yang mendasari setiap tindakan dan sikap yang diambil? Hawa nafsu, perasaan, atau logika belaka?

Berdasarkan penyikapan terhadap pemilihan kandidat presiden dan pemimpin secara umum, hingga terpilih dan bekerjanya seorang pemimpin, beberapa kelompok manusia terklasifikasikan sebagai berikut:

[1] Tidak memuji dan tidak pula mengkritik alias easy going saja. Kelompok ini biasanya dihuni oleh mereka-mereka yang kurang cukup pengetahuan atau wawasan terhadap kandidat dan juga proses yang dilaluinya. Yang termasuk dari kelompok ini biasanya ibu-ibu dan bapak-bapak di kampung yang jauh dari arus informasi . Prinsipnya mereka sederhana, siapapun yang terpilih semoga bisa memihak kepada wong cilik.

[2] Mengkritik dan membeberkan aib kandidat sebelum dan setelah terpilihnya dan bertugasnya.

[3] Mengkritik dan membeberkan aib salah satu kandidat yang dipandang lebih banyak keburukannya sebelum terpilihnya sebatas fakta dan realita yang ia ketahui dan menahan diri dari mengumbar aib-aibnya setelah terpilihnya yang justru kandidat itulah yang memenangkannya.

[4] Memuji kandidat yang menang sebelum terpilihnya dan mengkritik serta mengumbar aib pemimpin di muka publik setelah terpilihnya lantaran banyaknya kekecewaan yang dibuatnya.

Lantas bagaimana Islam, Rasulullah dan para ulama pewaris para nabi menuntun kepada umatnya terkait penyikapan mereka terhadap pemerintahan (pemimpin, red) terpilih?

Apakah jika kita dapati pemimpin yang tidak kita senangi, yang tidak sesuai harapan kita, lantas kita berontak? Ternyata tidak. Jalan nubuwwah memerintahkan kita untuk tetap taat dan bersabar terhadapnya. Continue reading

By Taufiqur Rokhman Posted in Home

Integrasi Tabel Word ke Excel


Di antara pembaca mungkin ada yang sedang menyelesaikan laporan kerja praktek, skripsi, tesis dan semisalnya. Saya ucapkan tetep semangat yaa…jangan mudah patah arang… J. Tak diragukan, laporan skripsi, tesis dan yang lainnya dari jurusan non-eksakta berhamburan tabel-tabel perhitungan. Sebagian dari Anda barang kali masih ada yang menggunakan cara copas ‘langsung’ tabel yang ada di excel ke word. Tidak menjadi masalah apabila tabel itu merupakan tabel final yang tidak ada penyuntingan lagi. Akan tetapi, umumnya dalam mengerjakan laporan skripsi, tesis dan yang lainnya tak sedikit dan tak jarang revisi dari dosen pembimbing. Oleh karenanya, mungkin cara ini sedikit membantu Anda meringankan pekerjaan Anda apabila Anda diminta merevisi berulang-ulang laporan Anda khususnya bagian tabel perhitungan. Cara lama Anda mengkonsekuensikan copas berulang-ulang dari excel ke word apabila terdapat revisi perhitungan atau revisi bentuk tabel. Cara ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan tabel word ke excel sehingga dengannya akan mudah mengedit langsung tabel tersebut terutama yang berkenaan dengan perhitungan matematis. Oke, check this out:

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi dan file dokumen Microsoft excel Anda.
  2. Blok dan copy tabel yang akan ditambahkan ke Microsoft Word.
  3. Buka aplikasi dan file dokumen Microsoft Word Anda.
  4. Klik ribbon home.
  5. Selanjutnya klik dropdown tombol paste lalu pilih item paste special.
  6. Pada dialog paste special pilih paste sebagai Excel Worksheet Object lalu klik tombol OK.
  7. Tabel Microsoft excel akan ditambahkan sebagai object.
  8. Selanjutnya untuk mengedit tabel tersebut dapat dilakukan dengan cara double click pada tabel, atau klik kanan pada tabel kemudian pilih item worksheet object lalu pilih sub item Edit.

Continue reading

Your Work


Saya memiliki teman kuliah S-2 yang banyak berbagi pengalaman kepada saya. Profesi beliau sama dengan saya yakni dosen. Bagi saya, beliau adalah dosen senior. Di usianya yang hampir memasuki kepala 6, sudah banyak makan asam garam baik dalam hal mengajar maupun dalam menjabat sebagai  struktur organisasi di perguruan tinggi atau perusahaan. Dari beliau saya banyak mendapatkan wawasan tentang pendidikan yang tidak saya dapatkan di buku-buku ataupun artikel-artikel di internet. Di sela-sela istirahat kuliah, kami kerap mengobrol seputar materi perkuliahan, metode pengajaran dosen dan pengalaman-pengalaman beliau selama mengajar.

Pernah satu ketika, saya berdiskusi dengan beliau seputar kualitas lulusan kampus swasta dan negeri. Beliau memberikan sedikit gambaran dan tips bagi perusahaan atau institusi yang hendak merekrut karyawan atau dosen. “Baiknya sebuah perusahaan atau institusi yang ingin merekrut dosen atau karyawan perlu mempertimbangkan asal perguruan tinggi dimana ia menamatkan studinya“. Ujarnya. Lalu saya menimpali, “Kalau mereka sudah S-2 bahkan S-3, manakah yang menjadi  standar ukurannya Pak, S-1-nya kah atau S-2 nya atau S-3 nya? Beliau menjawab, “S-1 nya”. Saya belum begitu percaya dengan statement beliau. Segera saya mengorek lebih dalam, “bagaimana bapak bisa mengatakan demikian?” apakah itu merupakan hasil survei, data statistik atau hasil pengamatan bapak selama mengajar dan me-menej program studi beserta dosen-dosennya?

Beliau menjelaskan bahwasanya selama puluhan tahun beliau menjabat sebagai struktur baik dalam institusi pendidikan ataupun perusahaan, telah sampai kepada satu kesimpulan yakni lulusan negeri memiliki dedikasi dan kedisiplinan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan swasta. Tentu saja, kesimpulan ini bukan kesimpulan mutlak yang berlaku pada setiap lulusan. Artinya tak sedikit lulusan dari perguruan tinggi swasta yang tak kalah kinerjanya dibandingkan dengan lulusan negeri bahkan lebih unggul. Dan tak sedikit pula lulusan perguruan tinggi negeri yang lulusannya memble. Namun secara statistik menunjukkan demikian.

Kemudian beliau menjabarkan alasannya. Perguruan tinggi merupakan sebuah arena untuk menempa dan mendidik calon-calon penerus bangsa yang kelak akan menggantikan generasi-generasi tua mereka. Disanalah habit mereka dibentuk. Disanalah attitude dan karakter mereka dibina. Dengan pembinaan yang bagus, mengkonsekuensikan pembentukan habit positif di kalangan peserta didik. Karenanya, habit positif yang terbentuk selama kuliah, akan terus terbawa dan teraplikasi kelak saat kiprahnya di masyarakat. Dan, tak disangsikan lagi secara statistik perguruan tinggi negeri memiliki aturan dan tatib yang lebih tegas dan membina dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta.

Beliau membeberkan rekan-rekan sekerjanya (tanpa menyebut nama) yang mudah diajak bekerja dan yang susah diajak kerja. Dan kebanyakan dari mereka yang susah diajak kerja berasal dari perguruan tinggi swasta. Nah lhoo, sakitnya tuh disini…

Percaya atau tidak, itulah fenomena yang beliau amati. Bagi Anda mungkin saja tidak. Sebab kebetulan Anda memiliki rekan-rekan kerja yang memiliki kinerja yang bagus dan ndilalah rekan kerja tersebut berasal dari institusi swasta. Ya, mungkin pengamatan setiap orang bisa berbeda karena yang diamati dan dialami setiap orang berbeda atau bisa dikatakan relatif. Tapi itulah fakta yang dikemukakan oleh beliau.

Bagi Anda yang merupakan lulusan perguruan tinggi swasta, saya berharap diskusi saya dengan rekan saya diatas tidak usah diambil hati meski terasa menyakitkan. Jikapun kita berasal dari perguruan tinggi swasta yang memiliki dedikasi dan produktivitas kerja yang tinggi , maka lebih indah memfokuskan diri  pada profesi dan prestasi kerja kita, sehingga dengannya kita bisa mematahkan anggapan diantara orang bahwasanya tak selalunya tamatan perguruan tinggi swasta bisa dipandang sebelah mata. Kita juga mampu bersaing dengan mereka-mereka yang merupakan jebolan dari perguruan tinggi negeri.

Pendidikan Karakter


Sekolah bukan hanya menjadi tempat transfer knowledge. Namun yang tak kalah penting sekolah juga meneladankan karakter-karakter luhur kepada anak didik. Sehingga diharapkan kelak setelah lulus, mereka selain cerdas dan berpengetahuan juga memiliki adab dan akhlak yang luhur.  Akan tetapi sayangnya pendidikan karakter atau non kognitif yang diberikan di sekolah tidak akan efektif membentuk karakter pribadi peserta didik apabila tidak diiringi atau ditunjang pendidikan karakter oleh orang tua di lingkungan rumahnya. Sudah barang tentu, pendidikan karakter yang ditanamkan oleh orang tua kepada anaknya memegang peranan penting dalam membentuk pribadi mereka. Terlebih, pendidikan di kampus yang notabene tidak sedikit peserta didiknya tinggal jauh dari orang tuanya dengan cara ngekos, meniscayakan kurangnya interaksi dengan orang tuanya. Tak ayal, krisis keteladanan dari orang tua menggiring mereka mencari jati diri dan figur dari luar. Sebab, sememangnya fitrah seseorang itu suka meniru. Beruntung apabila ia mendapatkan figur yang pantas untuk ditiru. Namun bagaimana bila sebaliknya?

Itu sebabnya, banyaknya kenakalan remaja yang terjadi di kampus khususnya, akibat dari kurangnya interaksi dan keteladanan dari orang tua di rumah. Bagaimana tidak, mereka tinggal ngekos, jauh dari orang tua. Pulang ke rumah paling cepat seminggu sekali. Berapa hari mereka berkumpul dengan orang tuanya. Sementara berapa hari mereka berkumpul dan berinteraksi dengan rekan-rekan sepergaulannya. Maka tak heran, apabila mereka-mereka yang sebelum masuknya begitu polos, akan tetapi memasuki pertengahan masa studi berubah menjadi sangar.  Sungguh, inilah yang menjadi problem besar dalam pendidikan di perguruan tinggi di tanah air kita.

Oleh karenanya, pendidikan agama usia dini adalah sebuah keniscayaan. Tiada pendidikan karakter yang lebih baik kecuali semuanya tercover dalam pendidikan agama.  Membekali putra putri kita semenjak dini dengan ilmu dan aqidah yang kuat kendatipun kita harus mengeluarkan biaya besar seyogyanya menjadi visi utama dalam pendidikan anak. Sebab Ilmu akan berguna sekali kelak di usia dewasanya. Ilmu akan menjaganya sebagaimana Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib pernah  menasehatkan tentang keutamaan ilmu dibandingkan dengan harta:

العِلْمُ خَيْرٌ مِنَ الْمَالِ، العِلْمُ يَحْرُسُكَ وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ، العِلْمُ يَزْكُو عَلَى العَمَلِ وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ، وَمَحَبَّةُ العَالِـمِ دِيْنٌ يُدَانُ بِهِ، العِلْمُ يُكْسِبُ العَالـِمَ الطَّاعَةَ فِي حَيَاتِهِ، وَجَمِيْلَ اْلأُحْدُوْثَةِ بَعْدَ مَوْتِهِ، وَصَنِيْعَةُ الْمَالِ تَزُوْلُ بِزَوَالِهِ، مَاتَ خُزَّانُ اْلأَمْوَالِ وَهُمْ أَحْيَاءُ وَالْعُلَمَاءُ بَاقُوْنَ مَا بَقِيَ الدَّهْرُ، أَعْيَانُهُمْ مَفْقُوْدَةٌ وَأَمْثَالُهُمْ فِي القُلُوْبِ مَوْجُوْدَةٌ
“Ilmu itu lebih baik daripada harta, karena ilmu akan menjagamu sementara harta harus engkau jaga. Ilmu akan terus bertambah dan berkembang dengan diamalkan sementara harta akan terkurangi dengan penggunaan. Dan mencintai seorang yang berilmu adalah agama yang dipegangi. Ilmu akan membawa pemiliknya untuk berbuat taat selama hidupnya dan akan meninggalkan nama yang harum setelah matinya. Sementara orang yang memiliki harta akan hilang seiring dengan hilangnya harta. Pengumpul harta itu seakan telah mati padahal sebenarnya dia masih hidup. Sementara orang yang berilmu akan tetap hidup sepanjang masa. Jasad-jasad mereka telah tiada, namun mereka tetap ada di hati manusia.” (dinukil dari Min Washaya As-Salaf, hal. 13-14)

Ilmu akan menjaga si empunya dapat ditinjau dari beberapa sisi:

[1] Orang yang memiliki ilmu terutama ilmu yang menumbuhkan aqidah atau keyakinan terhadap Allah dan hari akhir, maka ilmu tersebut akan menghalanginya dari perbuatan-perbuatan maksiat atau tercela. Hal ini, akan terlihat sekali pengaruhnya apabila kita membandingkan dengan orang yang tidak memiliki ilmu atau pengetahuan (kecuali sedikit), maka akan tampak sekali perbedaannya bahwasanya orang yang sedikit pengetahuan dan pengenalan akan Allah dan hari akhir, maka sedikit rasa takutnya kepada-Nya. Bila sedikit rasa takutnya kepada Allah, maka ia tak ragu-ragu lagi menerjang perkara-perkara yang dilarang oleh syariat. Meskipun ini juga tidak menafikan ada beberapa golongan manusia yang nekad menerjang larang-larang-Nya kendatipun sudah mengilmuinya.

[2] Orang yang memiliki ilmu cenderung mampu membedakan perkara yang haq dan yang batil dibandingkan mereka yang jahil akannya. Bagaimana seseorang akan menjauhi sebuah larangan apabila ia tidak tau bahwa hal itu adalah larangan. Bagaimana dia menghindari yang batil apabila ia sendiri tidak mengerti bahwasanya perkara tersebut adalah batil.

Dengan demikian, kala orang tua tidak dapat mengawasi seluruh aktivitas anaknya lantaran jauhnya dan kesibukannya , maka dengan bekal ilmu yang diberikannya, insya Allah ilmu tersebut akan menjaganya. Menjaga dalam arti menahannya dari perbuatan-perbuatan buruk dan tercela.

Maka sungguh tidak ada pemberian berharga orang tua kepada anaknya kecuali ilmu yang bermanfaat. Sebuah ilmu yang mampu menuntunnya menggapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri  pernah pula mengatakan:

بَابٌ مِنَ الْعِلْمِ يَتَعَلَّمُهُ الرَّجُلُ خَيْرٌ لَهُ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا
“Satu bab ilmu agama yang dipelajari oleh seseorang lebih baik baginya daripada dunia seisinya.” (dinukil dari Waratsatul Anbiya`, hal. 18).

Senada dengan nasehat beliau bahwasanya satu ilmu yang orang tua berikan kepada anaknya lebih baik daripada pemberian dunia seisinya. Semoga putra-putri kita menjadi insan-insan yang sholih dan shalihah, bermanfaat bagi sesamannya.

Outbond FT 2014


Pasca tahun 2009, di tanggal 27 September 2004 fakultas teknik baru kembali mengadakan outbond sekaligus  refreshing dari rutinitas dan kepenatan kerja sehari-hari. Outbond yang dihelat di pangalengan Bandung ini diikuti oleh sebagian besar warga fakultas teknik baik dosen maupun karyawan. Semua peserta outbond berkumpul di fakultas teknik pukul 06.30 WIB. Pengarahan oleh panitia dan Dekan FT diberikan kepada para peserta sebelum berangkat menuju lokasi tujuan.

DSC_1211

Dengan 4 mobil, semua peserta dibawa menuju ke lokasi outbond. Berangkat pukul 07.00 WIB, semua peserta sampai di lokasi tujuan sekira pukul 11.30 WIB. Sebagian peserta yang sudah sampai duluan, bisa lebih lama untuk rehat sebelum dimulainya acara. Setelah semuanya berkumpul dan rehat serta sholat, para peserta dipandu oleh guider dari pihak penyedia lokasi outbond mengikuti semua rundown acara yang sudah disiapkan oleh panitia dan pengelola tempat outbond.

DSC_1219

Sebelum rafting atau arung jeram, oleh guider para peserta dipandu ice breaking untuk melepas lelah selama perjalanan panjang dari Bekasi – Bandung. Pada sesi ini, para peserta juga dibekali pelatihan kerjasama (teamwork) untuk keberhasilan adventure (rafting). Sebab memang, hal yang paling utama dibutuhkan pada rafting adalah kerja tim. Dan ini sebabnya  panitia character building FT memilih rafting untuk mengasah dan mempertajam lagi teamwork para peserta yang dibutuhkan sekali dalam pengembangan lembaga. Tanpanya, mustahil sebuah lembaga akan mampu mengembangkan diri menjadi lembaga yang lebih maju dan kompetitif.

DSC09504

Setelah sejam dibekali pelatihan teamwork, para peserta dipandu menuju sungai dimana arung jeram akan dilakukan.

 Sebelumnya para peserta dibekali petunjuk teknis untuk arung jeram. Setelah mengenakan perlengkapan safety seperti helm dan pelampung, para peserta yang sudah dibentuk regu sebelumnya segera menaiki kapal dan dipandu guider tiap-tiapnya.

DSC09578

Setiap regu terdiri dari 4-5 orang. Jarak yang harus arungi untuk arung jeram ini sekira 4-5 km.

DSC09605

Tampak semua peserta menikmati aktivitas ini, meskipun perasaan khawatir dan takut kalau-kalau kapalnya terbalik, tidak dapat disembunyikan dari raut muka mereka. Begitu finish, oleh panitia pihak pengelola, para peserta disuguhi dengan jagung rebus, pisang rebus dan bandrek. Sungguh perpaduan panganan yang sangat ciamik dikala dinginnya udara menyergap raga ini. :)

Usai menikmati  itu, para peserta dibawa oleh mobil yang sudah disiapkan panitia arung jeram kembali ke padepokan. Sesampainya di padepokan, sebagian peserta ada yang langsung santap siang yang sudah disiapkan oleh panitia, sebagiannya lagi mandi untuk menyegarkan dan membersihkan badan sebelum santap siang.

DSC09650

Usai santap siang, tiba saatnya penyerahan hadiah demi hadiah bagi para peserta yang mendapat predikat TER. Sebelumnya saat masih di kampus, para peserta sudah diberikan quesioner yang sudah dikonsep oleh panitia outbond. Intinya quesioner itu memberikan penilaian secara rahasia kepada rekan dosen atau staf sesuai dengan kriteria yang sudah diberikan oleh panitia, seperti terbaik, terajin, terapi, termalas, terjorok dan semisalnya. Kemudian, hasilnya di list. Bagi siapa yang meraih point (suara) terbanyak untuk kriteria tertentu, maka dialah yang berhak mendapat hadiahnya.  Diharapkan, dengan ini setiap sivitas akademika dapat mengevaluasi diri masing-masing dan pada gilirannya akan memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerjanya.

Sememangnya, kegiatan-kegiatan seperti ini perlu diadakan secara berkala tahunan atau dua tahunan tentunya disamping mengasah teamwork juga menumbuhkan solidaritas diantara civitas akademika.

Mode Kombinasi dari Perpindahan Panas


Pada postingan sebelumnya telah diulas setiap mode perpindahan panas secara terpisah. Tapi dalam prakteknya ketiga mode perpindahan panas dapat terjadi secara bersamaan. Sebagian besar, mode konduksi dan konveksi terjadi secara simultan (bersamaan) ketika panas dari fluida panas ditransfer ke fluida dingin melalui sebuah penghalang. Perhatikan contoh berikut: Sebuah dinding menerima panas secara konveksi dan radiasi di satu sisi. Setelah konduksi ke permukaan berikutnya, panas dipindahkan ke lingkungan secara konveksi dan radiasi. Situasi ini ditunjukkan pada Gambar dibawah:

 

 

 

 

 

 

Aliran panas diberikan oleh persamaan berikut: Continue reading

Regangan


Perubahan fraksional dalam dimensi material yang dihasilkan oleh gaya disebut regangan. Untuk gaya tarik dan tekan, regangan adalah rasio perubahan panjang terhadap panjang original. Symbol yang digunakan untuk regangan adalah ε (epsilon). Untuk material dengan panjang L meter yang berubah dalam panjang sebesar x, maka

 

Regangan adalah besaran tak berdimensi dan sering dinyatakan sebagai persentase

 

Untuk gaya geser, regangan dinyatakan dengan symbol ϒ (gamma) dan dirumuskan dengan

Continue reading

Musik Klasik Membuat Cerdas! Yakin?!


Baru-baru ini kita dikagetkan oleh sebuah fakta baru penelitian bahwa ternyata musik klasik tidak memiliki pengaruh apapun terhadap kemampuan kognitif seorang anak. Itu artinya, mendengarkan musik klasik tidak mencerdaskan anak sebagaimana yang selama ini diberitakan. Selama lebih dari 15 tahun, kita terkecoh oleh publisitas yang banyak membesar-besarkan tentang musik klasik yang dapat memacu kecerdasan seorang anak.

Beberapa orang peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek dan Anton K. Formann dalam riset mereka yang diberi judul “Mozart Effect” mengemukakan kesalahan besar dari hasil penelitian musik yang melegenda ini.

Pietschnig dan kawan-kawannya mengumpulkan semua pendapat dan temuan para ahli terkait dampak musik Mozart terhadap tingkat intelegensi seseorang kemudian mereka membuat riset terhadap 3000 partisipator.
Hasilnya ternyata sangat mengejutkan! Berdasarkan penelitian terhadap ribuan partisipator itu, Pietschnig dan rekan-rekannya menyimpulkan bahwa tidak ada stimulus atau sesuatu yang mendorong peningkatan kemampuan spasial seseorang setelah mendengarkan musik Mozart.

Senada dengan Jacob Pietschnig dan kawan-kawannya,sebuah tim peneliti Jerman yang terdiri atas ilmuwan, psikolog, filsuf, pendidik, dan ahli musik mengumpulkan berbagai literatur dan fakta mengenai efek mozart ini. Mereka mengemukakan bahwa sangat tidak mungkin mozart dapat membuat seorang anak menjadi jenius.
Penelitian terbaru ini membantah habis-habisan hasil riset psikolog Frances Rauscher dan rekan-rekannya di University of California pada tahun 1993 yang mengemukakan bahwa musik Mozart ternyata dapat meningkatkan kemampuan mengerjakan soal-soal mengenai spasial.
Al-Quran Mencerdaskan.

Berbeda dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah mukjizat yang telah Allah jamin kemurniannya hingga hari kiamat kelak. Ada banyak kemuliaan dan kebaikan yang ada dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah Al-Qur’an dapat merangsang perkembangan otak anak dan meningkatkan intelegensinya.

Setiap suara atau sumber bunyi memiliki frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Nah, ternyata, bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.

Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti; memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa, dsb.

Pada asalnya, milyaran sel saraf dalam otak manusia bergetar secara konstan. Sel ini berisi program yang rumit dimana milyar sel-sel di sekitar berinteraksi dalam sebuah koordinasi yang luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah.
Sebelum bayi lahir, sel-sel otaknya mulai bergetar berirama secara seimbang. Tapi setelah kelahirannya, tindakan masing-masing akan mempengaruhi sel-sel otak dan cara mereka bergetar. Jadi jika beberapa sel otak tidak siap untuk mentoleransi frekuensi tinggi, ini dapat menyebabkan gangguan dalam sistem getar otak yang pada gilirannya menyebabkan banyak penyakit fisik dan psikologis.

Seorang peneliti bernama Enrick William Duve menemukan bahwa otak bereaksi terhadap gelombang suara tertentu. Dan gelombang tersebut dapat berpengaruh secara positif dan negatif. Ketika beredar informasi bahwa musik klasik berpengaruh terhadap perkembangan otak manusia, banyak kalangan menggunakan musik klasik sebagai obat terapi.

Tapi, Al-Qur’an tetaplah obat yang terbaik. Terapi dengan Al-Qur’an terbukti mampu meningkatkan kecerdasan seorang anak, menyembuhkan berbagai penyakit, dsb. Ini dikarenakan frekuensi gelombang bacaan Al-Qur’an memiliki kemampuan untuk memprogram ulang sel-sel otak, meningkatkan kemampuan, serta menyeimbangkannya.

Satu lagi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, yakni bahasa yang memiliki nilai sastra yang tinggi, dan bahasa nomor satu yang paling sulit untuk dipelajari. Kita tahu, bahwa tidak ada satupun dari kita yang mampu menandingi keindahan bahasa Al-Qur’an. Namun, tahukah Anda, bahwa ternyata jika kita mampu berbahasa Arab dapat memudahkan kita untuk menguasai bahasa asing lainnya?

Anak-anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an disertai dengan memahami maknanya, ternyata memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik daripada anak-anak lain. Bahkan meski bahasa tersebut masih asing, ia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kemudian menguasainya, insya Allah.

Sumber: https://www.facebook.com/ibnu.mishry/posts/293657167505882

By Taufiqur Rokhman Posted in Religi

Kurikulum Sains Bernafaskan Aqidah


Saya punya impian untuk pendidikan di sekolah umum lebih-lebih pendidikan yang memiliki visi membumikan islam pada dada-dada peserta didiknya yaitu menambahkan pada kurikulum pelajarannya landasan SPIRITUAL terhadap segala pengetahuan terutama pengetahuan alam dan sains-nya. Sehingga anak didik tidak hanya memandang bahwasanya fenomena atau kejadian di semesta alam ini semata-mata merupakan fenomena alam belaka dengan sebab-sebab yang sudah diketahui melalui penelitian empiris dan menjadi teori ilmiah. Akan tetapi lebih dari itu mereka memandang dan memahami bahwasanya  dibalik semua itu ada dzat yang mengatur dan mengijinkan semua itu terjadi.

Oleh karenanya, perlu bagi guru-guru senior dan berpengalaman untuk duduk bareng bersama ulama yang diakui keilmuannya untuk membahas dan merumuskan setiap konten materi yang akan disampaikan kepada anak didik agar menambahkan landasan spiritualnya baik dari Al-quran dan Hadits. Sebab kita yakin sepenuhnya bahwasanya dari dua sumber ilmu pengetahuan tersebut, lahir penemuan-penemuan dalam bidang sains oleh para ilmuan yang mendasari fenomena-fenomena alam.

Hal ini penting sebab dapat menumbuhkan kesadaran dan keimanan pada diri anak didik bahwasanya segala sesuatu yang terjadi di alam ini ada Dzat yang maha besar dan maha perkasa yang mengaturnya. Dia-lah yang menjadikan langit dan bumi serta seluruh yang berada diantara keduanya berjalan secara harmonis dan seimbang.

Tanpa menihilkan peran pendidikan agama islam yang sejak SD sudah ditanamakan kepada anak didik, perubahan kurikulum pelajaran khususnya pada pelajaran IPA  atau sains  bagi siswa SD sedikit banyak berkontribusi untuk menguatkan akidah mereka terutama iman kepada Allah Ta’ala. Keimanan kepada Allah Ta’ala perlu senantiasa ditanamkan kepada anak didik dan dipupuk secara berkesinambungan sebagai bekal untuk usia dewasa mereka.

Tidak bisa dipungkiri, kokohnya akidah yang dimiliki oleh seseorang akan menjadi filter bagi dirinya terhadap berbagai keburukan yang menggoda dan menjerumuskan.

Back to topic….

Pada kurikulum yang perlu dikembangkan sehingga bernafaskan islam, tidak sedikit fenomena-fenomena alam yang dipelajari di pelajaran IPA seperti Fisika, Kimia dan Biologi  terdapat pada Alquran ataupun hadits.  Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwasanya hujan yang turun dari langit merupakan suatu siklus alami dimana air laut  menguap lantaran panas matahari lalu uap tersebut terkondensasi oleh adanya perbedaan tekanan dan temperatur di ketinggian tertentu dan akhirnya menjadi butir-butir air yang turun ke bumi dari sela-sela awan. Setelah sampai ke bumi, air kembali menguap karena panas matahari. Begitu seterusnya siklus proses tersebut berlangsung.

Tentunya kita sebagai orang tua atau guru berharap agar anak -anak kita tidak berhenti sampai disitu pemahaman mereka akan  fenomena hujan yang terjadi setiap tahun. Kita berharap mereka juga memahami bahwasanya fenomena hujan merupakan kuasa Allah serta rahmat-nya. Sebagaimana yang ditunjukkan dalam Al-quran,

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. [Al-An’am (6) :99].

Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. [Al-A’raf (7) : 57]

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. [Al-Baqarah (2) :22] .

Dan masih banyak ayat-ayat al-quran yang menjelaskan tentang fenomena turunnya hujan.

Selain itu dalam pelajaran Biologi, dipelajari bagaimana burung dapat terbang. Selain burung memiliki sayap, burung juga memiliki kantong-kantong udara yang dapat membantu mereka terbang melawan gravitasi bumi. Tentu kita pun sebagai guru tidak berhenti memahami sampai disitu. Melainkan bahwasanya burung dapat terbang karena ada Dzat yang menahannya di udara. Silahkan disimak firman Allah berikut (yang artinya):

Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.” (QS. Al Mulk: 19)

Kita tengok dalam pelajaran fisika yang lain tentang kapal. Bagaimana kapal-kapal yang beratnya hingga berton-ton akan tetapi mampu terapung. Sehingga dengannya manusia memperoleh kemudahan dan manfaat. Padahal kita tau apabila densitas atau kerapatan suatu material lebih dari densitas air, maka material tersebut akan tenggelam. Namun kenapa kapal yang densitasnya jauh lebih besar dibandingkan air, mampu terapung dan terjaga dari tenggelam? Ada faktor lain disamping densitas material yaitu gaya apung (bouyancy). Dalam prinsip archimides, setiap material yang melayang atau terapung pada permukaan air terdapat gaya apung yang besarnya sama dengan berat atau volume air yang dipindahkan. Sehingga semakin besar permukaan dan volume kapal yang berkontak dengan air, maka semakin besar pula gaya apung atau gaya angkat yang menahan kapal dari tenggelam.

Maka kita pun tidak terhenti sampai disini memahami bahwa kapal mampu terapung diatas permukaan air tanpa tenggelam. Disamping fenomena alam, tentu kita wajib menyakini bahwa ada Dzat yaitu Allah yang menahannya sehingga tidak tenggelam. Silahkan simak dalam ayat berikut:

Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan. Dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu. Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan. Tetapi (kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika (QS. Yaasin: 41-43)

Pada ayat 41 diatas , Allah Ta’ala mengemukakan kapal yang berlayar di tengah lautan sebagai bukti kebesaran dan kekuasaan-Nya, yang mengangkut manusia dan barang-barang keperluannya dari suatu negeri ke negeri yang lain. Ada negeri-negeri itu yang berdekatan letaknya dan ada pula yang berjauhan. Penggunaan alat-alat angkutan laut sebagai salah satu perhubungan yang dimanfaatkan manusia untuk bergerak dan mengangkut barang, telah dikenal sejak zaman dahulu kala, bahkan telah dikenal sejak zaman Nabi Nuh as.

Dan masih banyak lagi fenomena-fenomena alam yang sudah diketahui proses kejadian alamiahnya dalam ilmu pengetahuan alam, terdapat dalam al-quran yang sudah diturunkan sebelumnya melalui seorang rasul yang ummi (tidak dapat baca tulis). Seperti gunung sebagai pasak bagi bumi, benda-benda luar angkasa yang beredar sesuai orbitnya, sampai tahapan penciptaan manusia yang menakjubkan. Tidakkah ini menjadi tanda-tanda kebesaran Allah bagi kita yang mengaku sebagai insan yang berakal?

Semoga tulisan ini dapat menjadi inspirasi bagi para penggiat pendidikan untuk menambahkan ruh islam pada kurikulum pelajaran setiap jenjang pendidikan terutama ilmu pengetahuan alam atau sains. Sehingga dengannya para siswa-siswi semenjak dini sudah tertanamkan aqidah yang kokoh akan kemahabesaran Allah atas segala ciptaan-Nya.

By Taufiqur Rokhman Posted in Religi

Dampak Mengerikan Dibalik Pornografi


Share dari tulisan salah seorang ikhwan di Kaskus….

Baca sampai akhir gan, bikin merinding

Sering kita dengar kalau Bahaya Pornografi itu adalah merusak otak, mengacaukan pikiran, membuat malas. Just it ??? Ahhhhhh….. saya belum merasa belum puas dengan semua penjabaran itu. Saya butuh yang lebih ekstrim penjabarannya. Setelah mencari – cari beberapa referensi dan mendengarkan ceramah orang, yang tak kunjung menghilangkan dahaga penasaran itu,…… akhirnya saya sekarang tahu Bahayanya Pornografi Bagi Siapapun pecandunya ! Dan sekarang saya ingin berbagi kepada anda.

Saya yakin penjabaran saya akan menjelaskan secara krusial, intinya bahaya pornografi itu apa !

Jadi saya mohon banget perhatian anda sebentar !

Jadi kalau lagi chatting sambil ngakak-ngakak, lagi facebukan untuk ngomentarin status-status teman, lagi download lagu dan film, atau lagi ngeliat-ngeliat gambar…. Plise………. STOP dulu !!!

Baca artikel ini sampai selesai. Baru anda boleh melanjutkan kegiatan anda tadi. Oke ???

Kita Mulai !!!

Pada hari Jumat 1 Oktober 2010 saya mengikuti seminar sehari yand diadakan oleh Yayasan Kita & Buah Hati yang ”dikomandani ” Ibu Elly Risman ,Psi . Pembicaranya adalah : Ibu Elly Risman,Psi dan Dr. Randall F. Hyde,Ph.D

Dr. Randall F. Hyde,Ph.D adalah seorang psikolog senior di negara Amerika sana. Sedangkan Ibu Elly Risman,Psi adalah pakarnya parenting di Indonesai ini.

Pembukaan:

Dia (Dr. Randall F. Hyde,Ph.D) berkata :

”percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kami sendiri ( maksudnya negara Amerika sendiri ) keteteran . Negara kami dapat mempersiapkan perang, dengan senjata dan tentara. Negara kami bisa menghadapi penyakit dengan temuan obat – obat dengan penelitian ilmuwan kami.  Tapi untuk pornografi…percayalah…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya. “

Oia, merebaknya pornografi di Amerika pada saat sekarang, sudah jauh berkurang dibandingkan 20 tahun silam.

Ya ! anak – anak di Amerika sana serta remaja -remaja disana dilanda pornografi 20 tahun lalu. Waktu lagi parah – parahnya banget. Sekarang bisa dikatakan sudah sembuh untuk ukuran penyakit satu negara. Kalau negera kita Indonesia, sekarang inilah yang lagi merebak – rebaknya !

”Maka dari itu saya (Dr. Randall F. Hyde,Ph.D) datang kesini, karena saya ingin ikut dalam upaya pembersihan pornografi di negara kita ini. Karena negara kamipun pernah dilanda bencana ini. Dan itu sangat mengganggu. Dan syukurnya kami sudah melewati itu sekarang. “

Dia juga berkata : ” I love your country, I love your people ” ( Saya sempat terharu mendengarnya )

2 detik kemudian saya tertawa, karena berikutnya dia mengatakan : ” I love your cendol too “ Gurakrak hahaha !

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja.

(Tenang bagi yang agak alergi dengan istilah kimia…. meskipun nanti ada istilah kimia, akan dijelaskan secara santai kok ^_^)

Ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke – 4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

Inilah “daging” dari artikel ini !

* DOPAMINE *

Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget… anda pasrah…. lunglai…. merasa bakal jeblok nilanya…. gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan…

Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya,….. YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah !

Bagaimana perasaanya ???? Senang yang bukan main bukan ???!!!! Serasa puas campur bahagia !

Seperti itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada.

Eits… tunggu dulu…,

Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level.

Maksudnya gini… kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara – gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren ???

Tentu tidak ! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat – loncat kegirangan lagi. Betul gak ??? Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.

NAHHHHH ! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus ! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !

Ilustrasi :

  1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip )
  2. eh kemaren gambar apa sih … ? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus….,
  3. Besok – besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “
  4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.

Begitu seterusnya… dari melihat cewe bugil, melakukan seks, ….. lebih parah…, terus dan terus…, Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “.

Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar – gambar yang terparah sekalipun…apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ??? Nonton videonya beneran donk ! Lalu seterus dan seterusnya ? Melakukan seks beneran donk ! Bener banget !

Waktu melakukan seks juga begitu…. karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa. Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh. Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara – gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual. Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks. Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut.

Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya.

Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya.

Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi ! Continue reading

Menghitung Daya Pompa Yang Dibutuhkan Sistem Pompa Sederhana


Artikel ini saya buat sebagai pembanding artikel saya sebelumnya (klik disini ) substansinya sama, akan tetapi metode dan formula perhitungannya dimodifikasi sedikit meski pada hakikatnya sama. Tujuannya agar supaya pembaca yang menemukan kasus yang mirip dengan ini dan kasus yang terdapat pada artikel saya sebelumnya tidak bingung. Metode ini saya buat sedemikian rupa sehingga (berharap) mudah dipahami oleh siapapun yang punya problem yang mirip dengan ini. Yang terpenting pembaca memahami konsep dasar dalam kasus ini sehingga mudah menerapkan dalam kasus-kasus yang lain. Pada kasus ini dan kasus sebelumnya sama-sama menggunakan prinsip bernoully.

 

 

 

 

 

Persamaan total head yang masuk ke sistem dan head yang keluar sistem dari dari titik 1 ke titik 2 adalah sbb:

Continue reading

Pertanyaan yang Jawabannya ada di Al-Quran


Ada pertanyaan-pertanyaan yang saya himpun dari Al-quran. Coba berapa pertanyaan yang mampu Anda jawab tanpa membuka Al-quran? Selamat mencoba. Silahkan jawab di kolom komentar. Terima kasih atas partisipasi Anda.

  1. Dalam ayat 153 QS Al-Baqarah Apa yang Allah jamin untuk kita?
  2. Dalam ayat 143 QS Al-Baqarah, apa alasan yang Allah berikan untuk perubahan arah kiblat?
  3. Dalam ayat 136 QS Al-Baqarah, berapa banyak Nabi yang Allah sebutkan?
  4. Dalam ayat 127 QS Al-Baqarah, permohonan apa yang Nabi Ibrahim dan Ismail as buat sehingga mereka membangun kabah?
  5. Dalam ayat 125 QS Al-Baqarah, apa tiga amalan ibadah yang disebutkan?
  6. Dalam ayat 124 QS Al-Baqarah, Kapan Nabi Ibrahim AS memenuhi semua ujian yang Allah berikan kepadanya dan apa berita baik yang Allah kabarkan kepadanya?
  7. Dalam ayat 120 QS Al-Baqarah, fakta penting apa yang kita katakan dengan sangat jelas?
  8. Dalam ayat 102 QS Al-Baqarah, yang mana perilaku Bani Israel yang kita temukan?
  9. Dalam ayat 95 QS Al-Baqarah, Bani Israel tidak pernah berharap untuk apa?
  10. Dalam ayat 91 QS Al-Baqarah, Apa yang dilakukan bani Israel dengan nabi-nabi yang diutus mereka?
  11. Dalam ayat 87 QS Al-Baqarah, Mengacu kepada siapa ruhul qudus?
  12. Dalam ayat 84 QS Al-Baqarah, Apa perjanjian yang diambil dari bani Israel?
  13. Dalam ayat 58 QS Al-Baqarah, Yang mana kata yang bani Israel ucapkan dan mintakan sehingga Allah akan mengampuni mereka?
  14. Dalam ayat 57 QS Al-Baqarah , ketentuan apa yang Allah berikan kepada bani Israel sehingga mereka dapat makan hal-hal yang baik?
  15. Dalam ayat 42-43 QS Al-Baqarah, apa 5 perintah yang diberikan kepada Bani Israel yang mana juga untuk muslim hari ini?
  16. Dalam ayat 34 QS Al-Baqarah, Apa yang Allah perintah kepada setiap orang sebagaimana yang diperintahkan kepada adam?
  17. Alfatihah adalah berdoa untuk meminta petunjuk Allah ataukah berdoa untuk meminta rahmat Allah?
  18. Yang mana kata dalam surah Al-Fatihah yang diulang dua kali dan berarti jalan?
  19. Siapa Nabi yang menerima zabur , membuat cincin seperti armor dari besi dan memiliki suara merdu?
  20. Dalam surat Al-Imron, siapa nama dua nabi yang Allah katakan “jadilah”, maka terjadilah?
  21. Siapakah nama Nabi yang disebutkan paling banyak di Al-quran?
  22. Siapa nama ibu angkat Nabi Musa?
  23. Siapa nama Raja yang angkuh dan arogan yang mengklaim sebagai tuhan dan menolak risalah utusan /Nabi Allah?
  24. Pada akhir surat apa kita dianjurkan sekali (ketika mendengar atau membaca) untuk sujud? (At-Tin – Al-Alaq – Al-qadr)
  25. Apa nama dan nomor surat yang dalam bahasa Indonesia berarti bukti yang jelas?
  26. Dalam surat Al-inshiroh, baris surat yang mana yang diulang dua kali untuk memberikan kenyamanan bagi yang menghadapi kesulitan?
  27. Dalam surat At-Tin yang mana tiga tempat suci di dunia yang Allah bersumpah dengannya?
  28. Pada permulaan surat yang mana dimana kita tidak membaca bismillahirrahmaanirrahim?
  29. Nama surat terpanjang dan terpendek dalam alquran?
  30. Siapa nama Nabi yang bermimpi 11 bintang, matahari dan bulan bersujud kepadanya?

(Buku) Panduan Praktis Membangun Jaringan


Mas-mas dan Mbak-mbak yang suka ngoprek-ngoprek jaringan dan server, ada buku bagus nih dari teman kerja saya.  Bagi yang minat silahkan pesan ke email saya.  Tebal 160 halaman. Harga terjangkau Rp. 48.000,-  . Bahasa mudah dicerna. Silahkan dipesan. Stok terbatas.

DEPAN

DEPAN1

By Taufiqur Rokhman Posted in Home

Gaya dan Tegangan


Dalam dunia industri khususnya manufaktur, antara satu alat dengan alat lainnya atau satu mesin dengan mesin lainnya kerapkali menimbulkan gaya dan tegangan antara satu dengan yang lain. Gaya dan tegangan yang biasanya terjadi adalah gaya tarik, gaya tekan dan gaya geser. Demikian pula tegangannya. Sebagai seorang insinyur mesin, sudah barang tentu harus memiliki pengetahuan akan hal ini, untuk menganalisa berbagai fenomena yang terjadi sehingga hal-hal yang buruk yang mungkin terjadi pada mesin itu sendiri terlebih pada operatornya dapat diantisipasi.

GAYA TARIK

Tegangan adalah gaya yang cenderung untuk meregangkan bahan, seperti yang ditunjukkan pada Gambar dibawah:

…………………………………………………………………………………………………………………………………

Sebagai contoh,

  1. Tali atau kabel crane yang membawa beban adalah tegangan.
  2. Karet gelang, saat diregangkan, dalam tegangan
  3. Ketika mur dikencangkan, maka baut berada di bawah tekanan. Sebuah gaya tarik, yaitu gaya yang menghasilkan tegangan, sehingga bertambah panjang bahan yang dikenai gaya tersebut.

  Continue reading

Sifat -sifat Logam


SIFAT LOGAM

Sifat penting material teknik menentukan penggunaan material yang mempengaruhi kuantitas dan kualitas respon material terhadap stimulan atau beban yang diberikan. Berbagai sifat material teknik diantaranya:

  1. Sifat fisik
  2. Sifat kimia
  3. Sifat termal
  4. Sifat listrik
  5. Sifat magnet
  6. Sifat optic
  7. Sifat mekanik

PENGKAJIAN:

SIFAT FISIK

Sifat fisik yang penting dari logam diantaranya adalah densitas, warna, ukuran, dan bentuk (dimensi), specific gravity, porositas, kilau dll.

Densitas

Massa per unit volume disebut sebagai densitas. Dalam sistem metric satuannya adalah kg/mm3. Karena densitas sangat rendah, alumunium dan magnesium cocok digunakan dalam aplikasi transportasi dan penerbangan.

Warna

Warna berhubungan dengan kualitas cahaya yang dipantulkan dari permukaan logam.

Ukuran dan bentuk

Dimensi beberapa logam menunjukkan ukuran dan bentuk material. Panjang, lebar, tinggi, kedalaman, diameter kurva dll. Bentuk secara khusus diantaranya adalah persegi panjang, persegi, lingkaran atau beberapa bentuk yang lain.

Specific Gravity

Specific gravity dari beberapa logam adalah rasio massa dari volume logam yang diberikan terhadap massa dari volume air yang sama pada temperatur yang ditentukan.

Porositas (Berongga-rongga)

Material disebut sebagai berongga atau permeable jika material memiliki rongga didalamnya.

SIFAT KIMIA.

Studi sifat kimia material adalah penting karena banyak dari material teknik ketika mereka berkontak dengan zat-zat lainnya yang dengannya mereka dapat bereaksi, mengalami kerusakan kimia pada permukaan logam. Beberapa sifat kimia pada logam adalah ketahanan terhadap korosi, komposisi kimia dan keasamaan dan alkalinitas. Korosi adalah kerusakan gradual dari material karena reaksi kimia dengan lingkungannya.

SIFAT TERMAL

Studi sifat termal adalah penting untuk mengetahui respon logam terhadap perubahan termal yaitu penurunan dan penaikan temperatur. Sifat termal yang berbeda adalah konduktifitas termal, ekpansi termal, panas spesifik, titik lebur, difusifitas termal. Beberapa sifat penting dijelaskan sebagai berikut:

Titik lebur

Titik lebur adalah temperatur dimana logam murni atau senyawa berubah bentuknya dari padat ke cair. Hal itu disebut sebagai temperatur dimana cairan dan padat dalam kondisi setimbang. Titik lebur dapat juga dikatakan sebagai transisi titik antara padat dan fase cair. Temperatur lebur bergantung pada ikatan alami antar atom dan antar molekul. Karenanya, titik lebur yang lebih tinggi ditunjukkan oleh material yang memiliki ikatan terkuat. Kovalen, ionic, metalik dan molecular adalah tipe-tipe ikatan material oadat yang memiliki penurunan kekuatan ikatan dan titik lebur. Titik lebur dari baja ringan adalah 1500 oC. Tembaga adalah 1080 oC. Dan Alumunium adalah 650 oC.

SIFAT LISTRIK

Berbagai sifat listrik dari material adalah konduktivitas, koefisien temperatur dari tahanan, kekuatan dielektrik, resistivitas dan termoelektrik. Sifat ini diuraikan dibawah ini:

Konduktivitas

Konduktivitas didefinisikan sebagai kemampuan material untuk menghantarkan arus listrik melaluinya dengan mudah yaitu material yang konduktif akan memudahkan aliran listrik melaluinya.

Koefisien temperatur tahanan

Pada umumnya diistilahkan untuk menentukan variasi resistivitas dengan temperatur.

Kekuatas dielektrik

Ini diartikan kapasitas dari material pada tegangan tinggi. Sebuah material memiliki kekuatan dielektrik yang tinggi dapat menahan selama waktu yang lebih lama terhadap tegangan tinggi melaluinya sebelum mengkonduksi arus yang melaluinya.

Resistivitas (resistivity)

Ini adalah sifat material yang mana material menolak aliran listrik yang hendak melaluinya.

Thermoelectricity

Jika dua logam yang tak sama digabungkan dan kemudian gabungan ini dipanasi, maka tegangan yang kecil (dalam mili volt) dihasilkan dan ini dikenal sebagai efek termoelektrik. Hal ini merupakan dasar dari thermocouple. Thermocouple disiapkan menggunakan sifat material.

SIFAT MAGNET

Sifat magnet material muncul dari berputarnya electron dan gerak orbital dari electron di sekitar inti atom. Pada atom-atom tertentu, perputaran yang berkebalikan menetralisir (meniadakan) satu dengan yang lain, tetapi ketika ada kelebihan electron yang berputar pada satu arah, maka medan magnet akan dihasilkan. Banyak material kecuali material ferromagnetic dapat membentuk magnet permanen, menunjukkan bahwa pengaruh magnet hanya ada ketika ditujukan ke medan elekto-magnet luar. Sifat magnet dari material menentukan banyak aspek struktur dan perilaku dari material. Berbagai sifat magnetic dari material diantaranya adalah hysteresis magnetic, gaya koersif dan permeability absolute.

SIFAT OPTIK

Sifat optic utama dari material teknik adalah indeks bias, absorptivity, koefisien penyerapan, pantulan, dan transmissivity. Indeks bias adalah sifat optic penting dari logam yang didefinisikan sebagai rasio kecepatan cahaya dalam ruangan hampa udara (vacuum) terhadap kecepatan material. Indeks bias dapat juga diistilahkan sebagai rasio sin sudut datang terhadap sin sudut pantul.

SIFAT MEKANIK

Dibawah aksi berbagai jenis gaya, perilaku dari material dikaji ukuran kekuatan dan karakteristik material. Sifat mekanik material adalah kebutuhan industri yang besar akan desain tool, mesin, dan struktur. Sifat ini adalah struktur yang sensitive yang mereka bergantung diatasnya struktur Kristal dan gaya ikatan-ikatannya, dan khususnya pada  perilaku ketaksempurnaan yang ada di dalam kristalnya atau lapisan butir. Sifat mekanik logam adalah berhubungan dengan kemampuan material untuk menahan gaya mekanik dan beban. Sifat mekanik utama dari material adalah kekuatan, kekakuan, elastisitas, plastisitas, keuletan, malleability, kekasaran, kegetasan, kekerasan, mampu bentuk, mampu cor, dan mampu las.

Elastisitas

Elastisitas didefinisikan sebagai sifat material untuk mengembalikan bentuk aslinya setelah mengalami deformasi tatkala gaya luar dihilangkan. Atau dapat diartikan juga sebagai kekuatan material untuk kembali ke posisi aslinya setelah dideformasi tatkala tegangan atau beban dihilangkan. Elastisitas disebut juga sebagai sifat tarik (tensile) dari material.

Batas Proporsional

Batas proporsional didefinisikan sebagai tegangan maksimum bawah yang mana material akan memelihara laju seragam dari regangan ke tegangan secara sempurna. Meskipun nilainya sulit untuk diukur, batas proporsional dapat digunakan sebagai aplikasi penting untuk membangun instrument presisi, pegas dan yang lainnya.

Batas elastis

Banyak logam dapat diletakkan dibawah tegangan secara lurus diatas batas proporsional tanpa menjadi bentuk yang permanen. Tegangan terbesar dimana material dapat bertahan tanpa menjadi bentuk yang  permanen disebut batas elastis. Diluar (diatas) batas ini, logam tidak mampu mengembalikan bentuk aslinya dan akan berbentuk permanen

Titik luluh (yield point)

Pada tegangan tertentu, logam ulet secara khusus menawarkan ketahanan terhadap gaya tarik. Ini berarti, logam dan bentuk permanen yang besar secara relative terjadi tanpa terlihat meningkat dalam beban. Titik ini disebut titik luluh. Logam tertentu seperti baja ringan menunjukkan titik luluh yang ditentukan.

Kekuatan

Kekuatan didefiniskan sebagai kemampuan material untuk menahan gaya aplikasi dari luar dengan memecahkan atau meluluhkan. Ketahan internal yang ditawarkan oleh sebuah material untuk gaya aplikasi dari luar disebut tegangan. Kapasitas beban bantalan oleh logam dan untuk menahan kerusakan dibawah aksi beban luar dikenal sebagai kekuatan. Material yang lebih kuat lebih besar daya tahannya terhadap beban. Sifat material ini menentukan kemampuan untuk menahan tegangan tanpa kegagalan. Kekuatan bervariasi menurut tipe pembebanan. Tegangan maksimum pada bebarapa material yang dapat menahan sebelum terjadinya kerusakan disebut kekuatan puncak (ultimate strength).

Kekakuan

Kekakuan didefinisikan sebagai kemampuan material untuk menahan deformasi dibawah tegangan. Ketahanan material terhadap deformasi elastic atau defleksi disebut kekakuan atau rigidity. Material menderita sedikit atau sangat kurang deformasi dibawah beban yang memiliki derajad kekakuan yang tinggi. Sebaliknya batang balok baja dan alumunium keduanya dapat menjadi cukup kuat untuk membawa beban yang dibutuhkan tetapi balok alumunium akan terdefleksi lebih lanjut. Ini berarti bahwa balok baja lebih kaku atau lebih rigid daripada balok alumunium.

Plastisitas

Plastisitas didefiniskan sebagai sifat mekanik dari material yang mempertahankan deformasi yang dihasilkan dibawah beban permanen. Sifat dari material ini dibutuhkan dalam forging, stamping dan dalam kerja ornamental. Plastisitas adalah kemampuan atau kecendurungan material untuk mengatasi beberapa derajad deformasi permanen tanpa retak atau gegal. Deformasi plastic terjadi hanya setelah range daerah plastic dari material melebihi. Sifat material seperti itu penting dalam pembentukan (forming), shaping, extruding, dan banyak proses pengerjaan panas atau dingin yang lain. Material seperti lempung, timah adalah plastic pada temperatur ruangan dan baja adalah plastic pada temperatur forging. Sifat ini pada umumnya meningkat dengan meningkatnya temperatur material.

Keuletan (ductility)

Keuletan  didefinisikan sebagai sifat material yang mampu menahan aplikasi beban tarik. Material ulet harus menjadi kuat dan plastic. Keuletan biasanya diukur dengan istilah persentase perpanjangan dan persentase pengurangan pada area (luas) yang sering digunakan sebagai ukuran empiris keuletan. Material yang memiliki lebih dari 5% perpanjangan disebut sebagai material ulet. Material ulet yang biasanya digunakan dalam aplikasi engineering untuk dihilangkan keuletannya (dengan perlakuan panas semacam hardening, quenching)  adalah baja ringan, tembaga, alumunium, nikel, seng, dan timah.

Bersambung….

Semoga ada manfaatnya…

Evaluasi Belajar


Sebagai pendidik entah itu guru atau dosen dituntut untuk selalu mengembangkan dua hal dalam proses pembelajaranya, pertama adalah metode pembelajaran dan kedua adalah sistem evaluasi pembelajaran. Pengembangan metode pembelajaran sudah pernah saya bahas dalam salah satu artikel di blog ini. Adapun tulisan ini akan saya fokuskan pada pengembangan sistem evaluasi pembelajaran.

Pengembangan sistem evaluasi pembelajaran tidak kalah penting dibandingkan pengembangan metode pembelajaran. Pengembangan sistem evaluasi pembelajaran meliputi dua hal yakni sistem ujian dan penilaian. Dan evaluasi sistem ujian meliputi dua hal yaitu:

[1] Standar soal ujian

[2] Pelaksanaan di lapangan

Setiap level dalam pendidikan sudah barang tentu punya standar soal masing-masing. Standar soal SMP tidak hp-nokia6275-internet-opera42sama dengan standar soal SMA. Demikian pula, standar soal ujian SMA tidak sama dengan standar soal perguruan tinggi. Standar soal perguruan tinggi sarat dengan muatan analisis. Itulah sebabnya, antara lulusan SMA dan lulusan perguruan tinggi berbeda dalam cara pandang dan penyikapan terhadap problematika yang dihadapi. Demikian pula, tamatan SMA/SMK yang rata-rata menjadi operator tidak sama dengan tamatan perguruan tinggi yang menjadi supervisor.

Oleh karenanya, standar soal yang selama ini diberikan kepada mahasiswa di kampus yang mirip dengan standar soal SMA, alangkah baiknya dievaluasi. Bentuk soal berupa pendefinisian dan penyebutan kurang layak diberikan kepada mahasiswa. Kalaupun ingin tetap diberikan, silahkan berikan porsi yang tidak banyak. Umpamanya diberikan lima soal esai, maka 3-4 soal berupa soal bermuatan analisis yang ditandai dengan kata tanya mengapa dan bagaimana. Dan sisanya 1-2 soal berupa pendefinisian atau penyebutan yang ditandai dengan kata tanya apa dan sebutkan. Dengan demikian mereka akan lebih terlatih untuk menyelesaikan berbagai macam problematika yang dihadapi. Bukankah lulusan perguruan tinggi dituntut untuk menjadi problem solver?

Adapun evaluasi pelaksanaan di lapangan ada keterkaitan dengan evaluasi standar soal ujian. Oleh karena itulah, setiap pengajar hendaknya mengevaluasi pelaksanaan ujian yang dijalankan saat ini, apakah sudah berjalan susuai koridor atau belum. Ketahuilah bahwasanya kini kita berada di era yang demikian pesat perkembangan teknologi dan informasinya. Tak ayal penyalahgunaan perangkat teknologi informasi seperti gadget atau hp untuk hal-hal negative tak bisa kita hindari dampaknya bagi kita. Tidak lepas dari itu adalah kecurangan ujian yang dilakukan oleh siswa atau mahasiswa dalam memanfaatkan gadget tersebut.

Selama siswa atau mahasiswa dibiarkan membawa hp atau gadget ke ruangan ujian, maka selama itu pula potensi kecurangan terbuka lebar. Hp sekarang bukan seperti hp dulu yang fungsinya terbatas hanya untuk telepon dan kirim pesan. Kini sudah bertransformasi nama menjadi smartphone atau telephone cerdas. Dinamakan smartphone karena fungsinya bukan hanya untuk menelepon dan kirim pesan, akan tetapi lebih dari itu yakni nge-game, browsing, searching, chatting, mempotret alias mengambil gambar, merekam kejadian atau memvideokan sampai kirim-kirim image atau gambar gratis via aplikasi whatsapp, line, wechat dan yang lainnya.

Perlu diketahui oleh para pendidik dan pengajar bahwasanya betapa mudahnya kecurangan dan kerjasama peserta ujian ketika ujian diperkenankan membawa smartphone. Terlebih untuk ujian yang sifatnya adalah tutup buku (close book), maka biasanya guru atau dosen membuat soal yang tipenya adalah mendefiniskan dan menyebutkan. Maka sungguh menjadi tidak berarti bagi siswa atau mahasiswa yang akan diuji sekaligus diupgrade pengetahuannya. Sebab, cukup dengan browsing di internet atau melihat catatan yang sudah dipotret sebelumnya, maka mereka tinggal membaca dan menuliskannya di lembar jawaban. Belum lagi apabila mereka 1.-Kekhawatiran-Pengguna-WhatsApp-pasca-Facebook-Akuisisi-WhatApp-3contek mencontek dengan temannya, maka cukup dengan menggunakan fiture kamera dan aplikasi whatsapp pada smartphone-nya, dalam hitungan detik semua jawaban dari para peserta langsung dapat dioplos dan disebarkan antara satu peserta dengan yang lainnya. Kalau demikian halnya, apa yang akan dipelajari oleh mereka. Dan kalau tidak ada yang dipelajari apa yang akan membekas dalam memori mereka dan menambah pengetahuannya?

Maka kepada bapak/Ibu guru atau dosen, sudah sepantasnya ketika ujian hendak berlangsung untuk meninjau kelas. Namun sebelum itu, perlu bagi guru atau dosen untuk menyampaikan sifat dan tata tertib ujian. Pastikan kepada calon peserta ujian bahwa ketika ujian berlangsung mereka tidak punya peluang dan mendapat toleransi untuk berbuat curang. Sehingga mereka harus sungguh-sungguh menyiapkan diri dengan belajar untuk meraih hasil yang memuaskan. Dengan begitu, mereka akan sungguh-sungguh belajar dan dalam proses belajar itu mereka akan mendapatkan banyak wawasan.

Ketika hari-H nya, guru atau dosen meninjau ruangan ujian untuk memastikan tidak ada yang membawa contekan dan hp atau melakukan kerjasama diantara peserta ujian. Saya memiliki problem begini, mahasiswa saya rata-rata menggunakan piranti hitungnya dengan hp bukan kalkulator. Saya sendiri heran, sudah dari awal semester saya wasiatkan kepada mereka menabung untuk membeli kalkulator, namun tetap saja sampai semester akhir, hanya segelintir makhluk yang memilikinya. Sebab memang tak bisa dipungkiri, kalkulator (sainstific) menjadi salah satu ruh-nya mahasiswa eksakta seperti jurusan teknik mesin. Problemnya adalah ketika saya akan menerapkan aturan berupa larangan membawa hp, maka tentu saja mereka complain sebab hp mereka satu-satunya lah yang digunakan untuk menghitung. Sebab tanpa alat hitung, soal-soal matematika yang saya ujian, akan memakan waktu yang lebih lama bila menghitungnya secara manual. Itupun kalau bisa menghitungnya. Saya tidak kehilangan ide. Akhirnya saya buat soal yang memasukkan nomor pendaftaran mahasiswa (NPM) atau nomor induk mahasiswa (NIM). Alhasil, antara soal satu dengan soal yang lain, tidak ada yang kembar sebab mereka menggunakan NPM-nya masing-masing. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak belajar keras untuk mendapatkan nilai yang memuaskan. Sebab mereka tidak bergantung dengan rekan sebelahnya.

Sebagai pendidik tentunya kita ingin mencetak para peserta didik yang benar-benar memiliki kompetensi sebagaimana yang kita ajarkan. Melalui metode pembelajaran dan sistem evaluasi pembelajaran yang efektif insya Allah akan memaksimalkan ilmu yang sampai kepada mereka. Memang lebih banyak siswa atau mahasiswa yang memburu label ketimbang ilmu. Sehingga ketika akses mereka terhambat untuk mendapatkan label, tak sedikit yang tidak suka, mengeluh, dan bahkan protes. Namun kelak, akan tersadari juga olehnya bahwasanya minimnya ilmu mereka memunculkan pertanyaan bagi mereka, tidakkah dulu aku sungguh-sungguh menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

 

Bukber Ramadhan 1435H


Bukber atau buka bersama seolah-olah sudah menjadi momentum yang tak tertinggalkan pada bulan ramadhan. Bisa jadi dalam satu bulan, saya mendapat undangan bukber lebih dari dua. Bisa bersama rekan sekantor, bersama keluarga besar, rekan kuliah atau bahkan rekan alumni SMA atau SMP. Dan tak jarang waktunya berbarengan. Bagaimana dengan sampeyan?

Sampai tulisan ini diposting ada empat undangan bukber yang mampir ke saya. Bukber teman kerja sekantor, bukber teman kerja pengurus buletin, bukber teman alumni S1 dan bukber rekan-rekan mahasiswa. Dari empat undangan bukber, hanya dua yang dapat saya follow up. Yakni, bukber teman kerja pengurus buletin dan bukber teman kerja sekantor. Adapun yang saya tidak dapat memenuhinya, saya mohon maaf dan dimaklumi karena kini sedang repot-repotnya mengurus si kecil disamping tempat bukber yang  relatif jauh dan jadwal yang ndak tepat.

Buka bersama teman pengurus buletin kali ini bertempat di warung makan bebek Slamet. You know this place?Tempat ini cukup populer dikalangan para penggemar kuliner. Disamping memang sudah dibuka cabangnya dimana-mana, cita rasanya juga maknyus. Menu disini juga menjadi menu favorit saya. Nah, kebetulan warung makan ini ndak jauh dari Unisma, kantor kerja saya. Mungkin hanya berjarak 1 km. Kebetulan juga malamnya saya harus mengawas UAS, sehingga saya bisa menahan diri untuk ndak pulang sebelum datangnya waktu maghrib. Tau sendiri kan, bagaimanapun buka bersama istri dan anak itu tetap menjadi  salah satu momentum terindah, meski mereka ndak puasa pada ramadhan kali ini.

Sayangnya bukber bareng pengurus buletin  ini ndak dihadiri oleh segenap pengurus. Cuman delapan dari 21 jumlah pengurus yang datang. Ya barangkali karena padatnya jadwal rekan-rekan yang lain.

2014-07-14 17.57.52

Bukber ini sekalian dipakai untuk evaluasi penerbitan buletin Al-Fatah terbaru yang terbit bulan Juni lalu. Penilaian dari semua teman-teman pengurus terhadap buletin terbaru hampir sama. Yaitu, dari segi perwajahan, buletin kali ini tampak lebih hidup lantaran halamannya lebih berwarna. Sebenarnya pun sebelumnya juga berwarna meski cuman hitam putih. Memangnya hitam dan putih bukan warna? mikir…

2014-07-14 17.54.29

Buletin ini dibagikan secara cuma-cuma kepada segenap karyawan dan dosen di unisma bekasi. Kami berharap suatu saat, apabila sudah memiliki penulis tetap dan tentu saja kredible keilmuannya serta pengurus yang solid, buletin ini dapat dicetak banyak, karena diminati dan dipesan oleh para pelanggan tetap dan baru di luar unisma.

Sehubungan dengan bukber, usahakan jangan sampai terlalu lama hingga melewati waktu isya dan tarawih yang akibatnya jamaah sholat isya dan tarawih terluput. Sungguh sangat disayangkan. Biasanya kalau bukber bersama teman (alumni) kuliah inilah yang kerapkali melewati waktu isya dan tarawih karena memang tidak bisa dipungkiri, bukber bareng teman (alumni) kuliah biasanya sekalian digunakan sebagai ajang reunian. Sudah barang tentu, banyak obrolan dan nostalgia yang tercipta. Akibatnya, tanpa disadari, waktu sudah lama berlalu. Jikalau memang begitu keadaannya, bisa juga kan ngadain bukber sekalian tarawih bareng. Mungkin ada yg berkilah, tarawih kan bisa dimana saja dan jam berapa saja selama masih dalam waktunya? Well, syukurlah kalau masih meluangkan waktu di rumah untuk shalat tarawih di rumah. Syukur-syukur dapat berjamaah bersama istri. Namun, senyatanya jauh panggang dari api. Meski memang tak semuanya demikian. Sebab, kondisi badan yang sudah lelah dan ngantuk menjadikannya berat untuk menjalaninya. Semoga kita termasuk orang-orang yang bersemangat untuk berburu kebaikan di bulan yang penuh rahmat, berkah dan maghfirah ini.

By Taufiqur Rokhman Posted in Home

Info UAS


MATA KULIAH

MATERI

SIFAT

Kalkulus II INTEGRAL

  • Integral tak tentu
  • Persamaan Diferensial
  • Jumlah Sigma
  • Luas
  • Integral Tentu
Buka 1 lembar A4
Analisa Numerik
  • Eigen Problems
  • Interpolation
  • Curve Fitting
Buka 1 lembar A4
Komputer II
  • Ms. Excel for Engineering
  • Ms. Power Point
Buka Buku
Kinematika dan Dinamika
  • Gerak Lurus
  • Gerak rotasi
Buka Buku

UAS secara serentak diselenggarakan pada hari Senin, 14 Juli 2014. Adapun pelaksanaannya bisa dilihat pada jadwal UAS. Bagi yang belum lunas pembayaran semester genap 2013/2014, maka mahasiswa hanya bisa mengikuti ujian susulan yang diselenggarakan seminggu setelah pelaksanaan UAS yang dijadwalkan. (Taufiqur Rokhman, ST, MT)

By Taufiqur Rokhman Posted in Home

Aduuh, Sombongnyaa!!


Kerongkongan terasa kering keronta, perut terasa lapar, akibatnya badan terasa lemas, konsentrasi berkurang, dan produksi turun. Mood andapun berantakan; emosional, mudah tersinggung, dan empati kepada orang sekitarpun tak menentu.
Coba anda berdiri di depan kaca, amatilah raut wajah anda. Lesu, muram dan mungkin ketampanan atau kecantikan yang selama ini melekat di wajah anda terkikis atau bahkan telah sirna.

Mungkin demikianlah gambaran tentang diri anda pada setiap siang hari di bulan Ramadhan, terlebih-lebih bila pada pagi harinya anda tertidur sehingga tidak sempat menyantap makan sahur.

Apa gerangan yang menjadikan diri anda demikian adanya? Bukankah selama ini anda dikenal sebagai seorang yang gagah perkasa,cerdas, cakap, sigap dan berpenampilan menawan?

Mengapa semua ini terjadi pada diri anda? Apa yang menjadikan diri anda berubah total sedemikian rupa, padahal anda tidak sedang menderita sakit, atau didera masalah berat, juga tidak sedang dililit hutang?

Selanjutnya, coba bandingkan diri anda setelah anda meneguk seteguk air dan menyantap sesuap nasi. Semuanya jadi berubah, anda kembali ceria, raut wajah anda kembali menawan, mood andapun kembali normal, ketangkasan dan kecerdasan andapun kembali seperti sedia kala.

Subhanallah! Ketampanan, kecerdasan, ketangkasan, kegagahan, yang selama ini anda sandang ternyata tergantung dengan sesuap nasi dan seteguk air.

Sedemikian besarkah peranan sesuap nasi dan seteguk air dalam hidup anda, sampai-sampai kehidupan anda menjadi berubah hanya karena telat makan dan minum?

Mungkinkah kepandaian anda, kegagahan, dan ketampanan anda selama ini sebenarnya terletak pada nasi sesuap dan air seteguk?

Bila demikian adanya, mengapa selama ini ada keangkuhan dan kesombongan dalam kehidupan anda? Mengapa kecongkakan senantiasa menghiasi lembaran sejarah hidup anda?

Bila demikian, mengapa anda seakan tidak butuh kepada kasih sayang dan pertolongan Allah, sehingga anda jarang mengangkat tangan untuk berdoa kepada-Nya?

Saudaraku! Simaklah petuah Luqman Al Hakim kepada putranya:

وَلاَ تَمْشِ فِي الأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولاً

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” Al Isra’ 37

Apa yang dapat anda lakukan bila ternyata segala kehebatan anda tergantung kepada sesuap nasi dan seteguk air? Mungkinkah dengan kesombongan dan keangkuhan anda mampu menembus bumi dan mengalahkan ketinggian gunung
Saudaraku! Apalah artinya kesombongan dan keangkuhan, bila ternyata nilai kegagahan, kecakapan, dan kecerdasan anda hanya seberat sesuap nasi dan seteguk air, sehingga sekedar anda telat makan dan minum sejenak saja, semuanya mulai meredup.

Coba anda bayangkan, andai rasa lapar dan haus yang anda rasakan sekarang ini berkepanjangan sebagaimana yang dirasakan oleh banyak orang, akankah kegagahan, ketampanan dan ketangkasan masih melekat pada diri anda?
Subhanallah! Ternyata semua yang anda miliki tidak lagi berguna, di saat anda terhalang dari seteguk air dan sesuap nasi. Betapa hinanya kehidupan dunia yang anda perjuangkan selama ini.

Pada suatu hari Ibnu As Simaak manemui Harun Ar Rasyid. Tak berapa lama, Harun Ar Rasyid merasa haus, sehingga iapun segera memerintahkan agar diambilkan air minum. Tanpa pikir panjang seorang pelayan segera membawa bejana yang berisi air dingin. Sebelum Harun Ar Rasyid meminum air itu, ia berkata kepada Ibnu As Simaak: Berilah aku petuah! Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan Ibnu As Simaakpun segera berkata kepadanya: Wahai Amirul Mukminin! Berapakah engkau akan menebus air minum itu bila engkau sedang kehausan dan ternyata aku kuasa menghalangimu darinya? Harunpun menjawab: Dengan separoh kerajaanku. Selanjutnya Ibnu As Simaak berkata: Silahkan engkau menikmati air minummu.

Seusai Harun Ar Rasyid minum air itu, Ibnu As Simaak kembali bertanya: Bayangkan, andai aku kuasa menghalang-halangi air minum yang telah engkau minum untuk keluar dari tubuhmu (menyumbat saluran air senimu), berapakah biaya yang akan engkau keluarkan agar air senimu dapat keluar? Harun Ar Rasyidpun kembali menjawab: Sebesar sisa kerajaanku.

Mendengar jawaban ini, Ibnu As Simakpun menimpalinya dengan berkata: “Suatu kerajaan yang separohnya dihargai dengan seteguk air, dan sisanya dihargai dengan air seni, tidaklah pantas untuk diperebutkan.” Mendengar petuah ini, spontan Harun Ar Rasyidpun menangis tersedu-sedu. (Tarikh At Thobary 6/538 & Al Bidayah wa An Nihayah 10234)

Demikianlah fakta diri anda, masihkah anda tergoda untuk bersikap angkuh, sombong dan merasa hebat?

Ketahuilah saudaraku, sesungguhnya kesempurnaan diri anda terletak pada kerendahan hati anda, semakin anda rendah hati, maka semakin tinggi derajat anda disisi Allah dan di sisi masyarakat.

Akan tetapi semakin anda merasa angkuh dan merasa tinggi, maka semakin rendah kedudukan anda di sisi Allah dan juga di sisi masyarakat.

(مَنْ تَوَاضَعَ للهِ رَفَعَهُ اللهُ) رواه أحمد وغيره وحسنه الألباني

“Barang siapa merendah diri karena Allah, niscaya Allah akan meninggikan derajatnya.” Riwayat Ahmad dan dinyatakan sebagai hadits hasan oleh Al Albani.
Dan sebagian ulama’ terdahulu berkata:

مَنْ تَوَاضَعَ للهِ رَفَعَهُ اللهُ ، فَهُوَ فِي نَفْسِهِ صَغِيرٌ ، وَفِي أَعْيُنِ النَّاسِ عَظِيمٌ ، وَمَنْ تَكَبَّرَ وَضَعَهُ اللهُ، فَهُوَ فِي أَعْيُنِ النَّاسِ صَغِيرٌ ، وَفِي نَفْسِهِ كَبِيرٌ ، حَتىَّ لَهُوَ أَهْوَنَ عَلَيهِمْ مِنْ كَلْبٍ أَوْ خِنْزِيرٍ

“Barang siapa merendah diri karena Allah, niscaya Allah akan meninggikan derajatnya. Dengan demikian ia merasa dirinya kecil tidak berarti, akan tetapi masyarakat memandangnya sebagai orang yang mulia nan terhormat. Dan barang siapa yang berlaku sombong, niscaya Allah menghinakannya, sehingga masyarakat memandangnya sebagai orang hina, walaupun ia merasa sebagai orang besar, sampai-sampai di mata masyarakat ia lebih hina dibanding anjing atau babi.”

Demikianlah saudaraku! Ibadah puasa telah menyingkap siapa sebenarnya jati diri anda. Bersyukurlah kepada Allah Yang masih memberi kesempatan kepada anda untuk mengenal siapa sebenarnya diri anda. Dengan demikian anda tidak hanyut oleh kenikmatan Allah sehingga lupa daratan dan bersikap angkuh lagi sombong.

Apa yang saya paparkan di atas, bukan berarti larangan anda menikmati makanan yang lezat, mengenakan pakaian yang bagus dan menikmati kehidupan dunia lainnya. Nikmatilah karunia Allah, akan tetapi pada waktu yang sama, ketahuilah bahwa kekayaan dunia bukanlah standar kemuliaan seseorang.
(إِنَّ اللهَ قَسَمَ بَيْنَكُمْ أَخْلاَقَكُمْ كَمَا قَسَمَ بَيْنَكُمْ أَرْزَاقَكُمْ وَإِنَّ اللهَ لَيُعْطِي الدُّنْيَا مَنْ أَحَبَّ وَمَنْ لاَ يُحِبُّ وَلاَ يُعْطِي الدِّينَ إِلاَّ مَنْ أَحَبَّ، فَمَنْ أَعْطَاهُ الدِّينَ فَقَدْ أَحَبَّهُ) رواه الحاكم وغيره وصححه الألباني
“Sesungguhnya Allah telah membagi-bagi akhlaq /perangai kalian, sebagaimana Allah telah membagi-bagi rizqi kalian. Sesungguhnya Allah benar-benar memberikan kekayaan dunia kepada orang yang Ia cintai dan juga kepada orang yang tidak Ia cintai. Sedangkan Ia tidak pernah memberi kedudukan dalam agama (akhlaq mulia) kecuali kepada orang yang Ia cintai. Dengan demikian, orang yang telah dikaruniai kedudukan dalam agama (akhlaq mulia) berarti Allah telah mencintainya.” Riwayat Al Hakim dan dinyatakan sebagai hadits shahih oleh Al Albani
Jelaslah, bahwa apa yang selama ini didoktrinkan oleh sebagian orang tua: “harga diri seseorang dipandang dari penampilannya”, tidak pada tempatnya.

Sesungguhnya kemuliaan dan kehormatan seseorang dinilai dari kesucian jiwa dan keluhuran akhlaqnya.
(رُبَّ أَشْعَثَ مَدْفُوعٍ بِالأَبْوَابِ لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لأَبَرَّهُ) رواه مسلم
“Mungkin saja orang yang berpenampilan kusut, senantiasa diusir dari pintu rumah orang, akan tetapi bila bersumpah memohon sesuatu kepada Allah, niscaya Allah mengabulkannya.” Riwayat Muslim.

Bila anda berjiwa luhur dan berakhlaq mulia, maka dimata anda segala gemerlap dunia menjadi remeh.

Semoga ibadah puasa anda dapat meninggikan derajat jiwa anda dan merubah akhlaq anda menjadi semakin mulia. Wallahu a’alam bisshowab.

(Ust. Dr. Muhammad Arifin Badri)

By Taufiqur Rokhman Posted in Religi