Renstra Teknik 2014-2017


Fakultas Teknik Unisma kembali menggelar rapat renstra periode 2014-2017. Rapat yang digelar di Cipanas – Puncak, tanggal 10-11 Februari 2015 ini  diikuti oleh hampir semua civitas akademika fakultas teknik. Sebenarnya, rapat ini adalah finalisasi dari rapat sebelumnya yang diselenggarakan di lingkungan Unisma tanggal 21 Januari 2015. 

Semua peserta berkumpul di fakultas teknik pukul 07.45 WIB. Selanjutnya dengan 3 minibus dan 1 bus, para peserta bertolak menuju lokasi rapat. Sesampainya di sana sekira pukul 12.00 WIB para peserta rehat dan ishoma sebelum dimulainya rapat. Tepat jam 13.00 WIB, semua peserta sudah berada di ruangan rapat untuk sama-sama mengikuti rundown acara yang sebelumnya sudah disusun oleh panitia

Rapat diawali dengan pembukaan oleh Dekan fakultas teknik. Sesi pertama adalah pemaparan visi dan misi fakultas teknik oleh dekan FT serta program-program rencana strategis yang sudah dirumuskan sebelumnya. Selesai pemaparan, para peserta kembali memberikan tanggapan atau masukan sebelum fiksasi. Sesi pertama usai menjelang maghrib. 

Selepas ishoma, para peserta kembali memasuki ruangan pukul 19.30 WIB. Pada sesi berikutnya, semua kaprodi, staf sainstech hingga staf TU memaparkan program rencana strategisnya secara bergiliran. Dan pada tiap-tiapnya,  tanggapan atau masukan dari peserta yang lain baik dari prodinya sendiri, prodi lain, staf administrasi maupun staf sainstech diberikan untuk penyempurnaan.  Sesi kedua berlangsung hingga tengah malam, yaitu pukul 23.30 WIB. Selanjutnya para peserta kembali ke peraduannya masing-masing untuk istirahat dan tidur. Hari kedua, usai sarapan dan mandi, para peserta kembali memasuki ruangan untuk mengikuti sesi berikutnya. Hasil yang telah dirumuskan, di review oleh semua peserta pada rapat pleno. Rapat berakhir menjelang dhuhur. Usai ishoma, semua peserta check out dan bertolak ke Bekasi pukul 13.00 WIB.

Inilah komitmen kami membangun dan mengembangkan fakultas teknik mempersiapkan lulusannya yang berkompetensi di bidangnya, berdaya saing dan berkarakter islami. Berikut foto-foto aktivitas peserta renstra.

DSC_0412

DSC_0377

DSC_0441

 Kavitasi dan NPSH


Daerah aliran pada mata impeller pompa biasanya lebih kecil daripada daerah aliran dari pipa hisap pompa atau daerah aliran yang melalui sudu pompa. Ketika cairan di pompa masuk mata pompa sentrifugal, penurunan daerah aliran sebagai akibat peningkatan kecepatan aliran disertai dengan penurunan tekanan. Semakin besar laju aliran pompa, semakin besar pula tekanan jatuh antara pompa hisap dan mata impeller. Jika tekanan jatuh cukup besar, atau jika temperatur cukup tinggi, tekanan jatuh dapat menyebabkan cairan menjadi  uap ketika tekanan local berada di bawah tekanan saturasi fluida yang di pompa. Gelembung-gelembung uap terbentuk oleh tekanan jatuh pada mata impeller yang mengalir sepanjang sudu impeller oleh aliran fluida. Ketika gelembung2 itu masuk wilayah dimana tekanan local lebih besar daripada tekanan saturasi, maka gelembung2 uap tiba-tiba pecah. Proses pembentukan dan pecahnya secara tiba-tiba dari gelembung2 uap dalam pompa disebut dengan kavitasi.

 Kavitasi pada pompa sentrifugal mempunyai pengaruh signifikan terhadap performasi pompa. Kavitasi mendegradasi (menurunkan) performansi pompa, akibat fluktuasi laju aliran dan tekan discharge. Kavitasi dapat juga menjadi penyebab hancurnya komponen2 dalam pompa. Ketika sebuah pompa, gelembung2 uap terbentuk secara langsung pada daerah tekanan rendah yang di balik sudu impeller yang berputar. Gelembung2 uap ini kemudian bergerak mendekati sudu impeller dimana mereka pecah dan menyebebkan kejutan fisik pada permukaan sudu pompa. Kejutan fisik ini membuat lubang-lubang kecil pada permukaan sudu impeller. Masing-masing lubang itu berukuran sangat kecil, akan tetapi akibat akumulasi dari jutaan lubang2 ini yang terbentuk selama periode jam atau hari dapat secara bertahap merusak impeller pompa. Kavitasi dapat juga menyebabkan getaran pompa berlebih dimana getaran tersebut dapat merusak bantalan pompa, ring dan sil.

Sejumlah kecil pompa sentrifugal didesain untuk beropearasi dibawah kondisi dimana kavitasi tak mampu dihindari. Pompa ini harus didesain secara khusus dan dimaintain untuk menahan sejumlah kecil kavitasi yang terjadi selama operasinya. Banyak pompa sentrifugal yang tidak di desain untuk menahan kavitasi.

Kebisingan adalah salah satu indikasi bahwa pompa sentrifugal terjadi kavitasi.  Sebuah pompa yang ter-kavitasi suaranya dapat seperti kaleng yang berisi kelereng yang dikocok. Indikasi lainnya dapat diamati dari stasiun operasi jarak jauh yang sedang berfluktuasi tekanan discharge-nya (keluarnya).

Net Positive Suction Head (NPSH)

Untuk menghindari kavitasi pada pompa sentrifugal, tekanan fluida pada semua titik dalam pompa harus dijaga diatas tekanan saturasi. Jumlah yang digunakan untuk menentukan tekanan cairan yang dipompa untuk menghindari kavitasi disebut net positive suction head (NPSH). Net positive suction head (NPSH) adalah perbedaan antara tekanan pada pipa hisap pompa dan tekanan saturasi pada cairan yang sedang dipompa. Net positive suction head (NPSH) adalah nilai minimum dari net positive suction head (NPSH) yang cukup untuk menghindari kaviotasi.

Kondisi yang harus ada untuk menghindari kavitasi adalah bahwa net positive suction head (NPSH) yang tersedia harus lebih besar daripada atau sama dengan net positive suction head (NPSH) yang dibutuhkan. Kebutuhan ini dapat dinyatakan secara matematis ebagai berikut:

NPSHA    ≥   NPSHR

 Formula untuk NPSHA dapat dinyatakan sebagai persamaan berikut:

 NPSHA    =  P suction  –  P saturation

 Ketika pompa centrifugal menghisap dari tangki atau reservoir lainnya, maka tekanan dari pipa hisap pompa adalah penjumlahan tekanan absolute pada permukaan cairan pada tangki dan tekanan karena perbedaan ketinggian antara permukaan cairan pada tangki dan pipa hisap pompa dikurang head loss karena gesekan pada garis hisap dari tangki ke pompa.

NPSHA = Pa + Pst – hf – Psat

Dimana:

NPSHA = NPSH yang tersedia

Pa                 = tekan absolute pada permukaan cairan

Pst           = tekanan karena perbedaan ketinggian antara permukaan cairan dan pipa hisap.

hf                  = head losses pada pipa hisap pompa

Psat              = tekanan saturasi dari cairan yang dipompa

PENCEGAHAN KAVITASI

Jika pompa mengalami kavitasi, beberapa perubahan pada desain sistem atau operasi adalah penting untuk meningkatkan NPSHA diatas NPSHR dan menghentikan kavitasi. Salah satu metode untuk meningkatkan NPSHA adalah meningkatkan tekanan pada pipa hisap pompa. Sebagai contoh, jika sebuah pompa menghisap dari sebuah tangki yang tertutup, maka kenaikan level cairan pada tangki atau peningkatan tekanan pada ruang diatas cairan akan meningkatkan tekanan hisap.

Mungkin juga meningkatkan NPSHA dengan menurunkan temperatur cairan yang dipompa. Menurunkan temperatur cairan akan menurunkan tekanan saturasi, sehingga menyebabkan NPSHA meningkat. Ingat lagi dari mode perpindahan panas sebelumnya dimana kondensor uap yang besar biasanya mendinginkan kondensat kurang dari temperatur saturasi yang disebut depresi kondensat, untuk mencegah kavitasi dalam pompa kondensat.

Jika head losses pada pipa hisap pompa dapat dikurangi, maka NPSHA akan berkurang. Beragam metode untuk mengurangi head losses termasuk meningkatkan diameter pipa, mengurangi jumlah elbo, valve dan fitting (tahanan) dalam pipa, dan menurunkan panjang pipa.

Dapat juga menghentikan kavitasi dengan mengurangi NPSHR untuk pompa. NPSHR tidak konstan untuk pompa yang diberikan dibawah semua kondisi, tetapi bergantung pada factor tertentu. Secara khusus, NPSHR dari pompa meningkat secara signifikan karena laju aliran yang melalui pompa meningkat. Oleh karena itu, pengurangan laju aliran melalui pompa yaitu dengan mengecilkan valve discharge yang menurunkan NPSHR. NPSHR juga bergantung pada kecepatan pompa. Semakin cepat rotasi impeller pompa, semakin besar NPSHR. Oleh karena itu, jika kecepatan dari pompa centrifugal dikurangi, maka NPSHR pompa menurun. Meskipun demikian, laju aliran pompa paling sering diperhatikan sebagai kebutuhan dari sistem.

NPSH yang dibutuhkan untuk mencegah kavitasi ditentukan melalui pengujian oleh produsen pompa dan bergantung pada factor-faktor diantaranya tipe inlet (saluran masuk ) impeller, desain impeller, laju aliran pompa, kecepatan rotasi impeller, dan tipe cairan yang dipompa. Produsen pompa secara khusus menyediakan kurva NPSHR sebagai fungsi laju aliran pompa untuk cairan tertentu (biasanya air) dalam buku manual pompa.

Kurva Karakteristik Pompa Centrifugal

Untuk pompa centrifugal yang beroperasi pada kecepatan konstan, laju aliran yang melalui pompa adalah bergantung pada perbedaan tekanan atau head  pada pompa. Semakin rendah head pompa, semakin tinggi laju aliran. Buku manual untuk pompa spesifik biasanya mengandung kurva laju aliran pompa versus head pompa yang disebut kurva karakteristik pompa. Setelah pompa diinstalasi pada sistem, pompa biasany diuji untuk menjamin bahwa laju aliran dan head pompa berada dalam spesifikasi yang dibutuhkan. Tipikal Kurva karakteristik pompa centrifugal ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

 NPSH

 Ada beberapa istilah yang berhubungan dengan kurva karakteristik pompa yang harus didefinisikan. Shutoff head adalah head maksimum yang dapat dikembangkan oleh pompa centrifugal yang beroperasi pada kecepatan tertentu. Pump runout adalah aliran maksimum yang dapat dikembangkan oleh pompa centrifugal tanpa merusak pompa. Pompa centrifugal harus didesain dan dioperasikan serta dilindungi dari kondisi pump runout atau operasi pada shutoff head.

 Ref : FUNDAMENTALS HANDBOOK MECHANICAL SCIENCE Volume 1 of 2

U.S. Department of Energy FSC-6910

 [Taufiqur Rokhman – Jurusan Teknik Mesin Unisma Bekasi, 16.35-16022015]

Cara Mengubah Gambar Hasil Scan Menjadi Teks


Ada beberapa cara mengubah gambar hasil scan menjadi teks. Ada yang menggunakan aplikasi gratis yang dapat diunduh di internet atau ada juga yang menggunakan situs online seperti http://www.free-ocr.com. Namun saya sendiri lebih sering dan lebih suka menggunakan aplikasi MS. Onenote yang sudah terintegrasi di Ms. Office. Alasannya, disamping nggak perlu online dan ngga perlu download –karena sudah terintegrasi di Ms. Office -, juga hasil yang didapatkan lebih bagus daripada dua cara yang saya sebutkan sebelumnya.

 Aplikasi Microsoft Office OneNote ini biasanya sudah kita miliki ketika kita sudah menginstal office di komputer yang kita miliki. Silahkan Anda cari di komputer Anda di daftar aplikasi microsoft office yang Anda miliki. Aplikasi Microsoft Office OneNote ini support dan bekerja sangat baik ketika digunakan untuk mengubah file gambar maupun hasil scan.

 Beberapa tips agar hasil konversinya bagus diantaranya:

  • Usahakan posisi gambar tidak miring.
  • Upayakan kejelasan teks dalam gambar dan kebersihannya

 Berikut ini adalah tutorial Cara Mengambil Hasil Scan/Gambar Menjadi File Text di Word  :

Alat-alat yang dibutuhkan :
[1] Aplikasi Microsoft Office 2007
[2] Scanner

LANGKAH-LANGKAHNYA: 

[1] Pertama-tama buka terlebih dahulu “Microsoft Office OneNote 2007” Continue reading

Jangan Remehkan Muraja’ah (Mengulang Pelajaran)


Wahai penuntut ilmu, ketahuilah bahwa ilmu yang kita tuntut itu akan hilang dan terlupakan bila tidak di-muraja’ah (mengulang pelajaran). Muraja’ah adalah perkara yang sangat penting, yang sangat di tekankan baik oleh para ulama terdahulu maupun belakangan, dan ilmu itu akan senantiasa kokoh bila selalu diulang dan dimuroja’ah. Karenanya, wahai penuntut ilmu, jangan pernah bosan muroja’ah!!!

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu mengatakan:
“Hendaknya kalian saling mengulang-ulang hadist, jika tidak kalian lakukan maka ilmu itu akan pergi.” (Sunan ad-Darimi, 1/5, oleh ad-Darimi)

Alqamah rahimahullah mengatakan:
“ Hidupnya ilmu adalah dengan muroja’ah, dan penyakitnya adalah lupa.” (al-Muhaditsul Fasil, hlm. 546, oleh ar-Ramharmazi)

Sebagian salaf mengatakan:
“Hati ibarat tanah, dan ilmu adalah tanaman, sedangkan muroja’ah bagaikan air bagi tanaman, bila tanah kering dari air, maka pasti tanaman pun akan layu.” (al-Jami’ li Akhlaqir Rawi wa Adabis Sami’, 2/278 oleh al-Khatib al-Baghdadi)

Al-Imam az-Zuhri rahimahullah mengatakan:
“Hanyalah yang menyebabkan hilangnya ilmu adalah lupa dan tidak di-muroja’ah.” (al-Bidayah wan-Nihayah, 9/345, oleh Ibnu Katsir)

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan:
“Sungguh Kami memiliki kitab-kitab yang selalu kami menjaganya.” (Fil Ilmi, hlm. 66, oleh Abu Khaitsamah)

Al-Khalil Ibn Ahmad rahimahullah mengatakan:
“Ulangilah pelajaranmu, maka engkau akan ingat kembali ilmu tersebut, dan akan menemukan faedah (ilmu) yang baru.” (al-Bidayah wan-Nihayah, 9/261, oleh Ibnu Katsir)

Ibnul Jauzi rahimahullah mengatakan:

“Betapa banyak seorang yang telah meremehkan dari memuroja’ah ilmu yang telah ia hafal, hingga ia membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengembalikan lagi ilmu yang telah terlupakan.” (Shaidul Khatir, hlm. 137, oleh Ibnul Jauzi)

Sumber: Majalah AL FURQON edisi 155 tahun ke-14

By Taufiqur Rokhman Posted in Religi

Perpindahan Panas dan Pembentukan Uap Air Pada Boiler


Titik didih suatu cairan atau dikenal juga dengan temperatur saturasi adalah temperatur dimana tekanan uap cairan sama dengan tekanan lingkungan sekitar cairan tersebut. Pada titik ini cairan akan berubah fase menjadi uap. Temperatur saturasi dari air pada tekanan atmosfer adalah 100oC. Pada titik inilah air akan berubah fase menjadi uap dengan membentuk gelembung-gelembung uap air.

Temperatur saturasi menjadi sebuah fungsi yang unik dari tekanan. Semakin tinggi tekanan di sekitar air maka akan semakin tinggi pula titik didihnya, dan apabila semakin rendah tekanan di sekitar air tersebut maka semakin rendah pula titik didih air tersebut. Hal tersebut disebabkan karena tekanan air akan mempengaruhi karakteristik –seperti entalpi (kandungan kalor) air, panas laten, dan entalpi uap– dari uap air yang terbentuk pada tekanan tersebut.

Pada kondisi tekanan kritis 3200 psi (22,1 MPa) misalnya, panas laten yang dibutuhkan untuk membentuk uap air menjadi nol, dan pada kondisi ini tidak akan timbul gelembung-gelembung uap pada saat proses evaporasi. Sehingga proses transisi perubahan fase air menjadi uap air pada kondisi tersebut akan terjadi secara lebih smooth. Atas dasar fenomena inilah dikenal sebuah teknologi boiler bernama critical boiler. Boiler ini bekerja dengan mensirkulasikan air-uap air pada pipa-pipa boiler dengan tekanan kritis 22,1 MPa (221 bar).

20121215-044740 PM.jpg

Kurva Didih (Boiling Curve)

Pada kesempatan kali ini saya ingin memperkenalkan kepada Anda sebuah kurva bernama boiling curve (kurva didih). Kurva ini akan menjelaskan kepada kita bagaimana karakteristik terjadinya proses pendidihan air. Penelitian dilakukan dengan jalan mencelupkan sebuah logam (metal) panas yang dijaga temperaturnya, ke dalam sejumlah air di suatu wadah. Kecepatan (rate) perpindahan panas tiap satuan luas atau disebut dengan heat flux (fluks kalor) mengisi sumbu Y kurva. Sedangkan sumbu X diisi oleh diferensial temperatur antara permukaan metal dengan air disekitarnya.

Dari titik A ke B, perpindahan panas secara konveksi akan mendinginkan metal sehingga proses pendidihan akan tertahan. Pada saat sedikit melewati titik B, dikenal sebagai proses awal proses pendidihan, dimana temperatur air secara cepat akan menyesuaikan dengan temperatur permukaan metal dan semakin mendekati temperatur saturasinya. Gelembung-gelembung uap air mulai terbentuk di permukaan metal. Secara periodik gelembung-gelembung tersebut akan kolaps (mengecil) karena berinteraksi dengan air lainnya. Fenomena ini disebut dengan subcooled boiling, dan ditandai dengan titik B dan S pada kurva. Pada proses ini, kecepatan perpindahan panas cukup tinggi, namun masih belum terbentuk sejumlah uap air. Dari titik S ke C, temperatur air sudah mencapai temperatur saturasi dengan lebih merata. Gelembung uap tidak lagi mengalami kolaps dan mengecil, ia akan semakin besar dan terbentuk semakin banyak gelembung uap. Kurva area ini biasa diberi sebutannucleate boilling region, yang memiliki kecepatan perpindahan panas cepat, serta temperatur permukaan metal lebih besar sedikit dari temperatur saturasi air.

Mendekati titik C, permukaan evaporasi akan semakin luas. Pada saat ini proses pembentukan uap terjadi sangat cepat sehingga menyebabkan uap yang terbentuk seakan-akan menghalangi air untuk mendekati permukaan metal. Permukaan metal menjadi terisolasi oleh semacam lapisan film yang tersusun oleh uap air, sehingga mengakibatkan penurunan kecepatan perpindahan panas. Proses ini (C-D) dikenal dengan sebutan critical heat flux (CHF), dimana proses perpindahan panas dari metal ke air menjadi lambat karena adanya lapisan film yang terbentuk.

Lebih lanjut, seperti digambarkan dengan titik D ke E, disebut dengan proses unstable film boilling. Dimana pada saat ini temperatur permukaan kontak metal-fluida tidak mengalami kenaikan. Konsekuensinya adalah terjadinya penurunan performa perpindahan panas per luas area serta penurunan proses transfer energi. Dari titik E melewati D’ ke F, lapisan insulasi uap air pada permukaan metal menjadi sangat efektif. Sehingga perpindahan panas dari permukaan metal melewati lapisan film ini terjadi dengan cara radiasi, konduksi, serta mikro-konveksi ke permukaan air yang berbatasan dengan lapisan film. Pada fase ini proses evaporasi berlanjut dengan ditandai terbentuknya gelembung-gelembung uap air. Fase ini dikenal dengan sebutan stable film boiling.

20121216-104318 PM.jpg

Pembentukan Uap Air Pada Pipa Boiler

Proses pembentukan uap air pada boiler pipa air secara teoritis mengacu juga pada boiling curve. Secara lebih detail, proses pembentukan uap air tersebut dapat Anda lihat prosesnya pada gambar di atas. Yang membedakan dengan proses pembentukan uap air biasa adalah, proses pembentukan uap air pada boiler pipa air terjadi pada aliran air dengan kecepatan debit aliran tertentu. Proses ini dikenal dengan istilah forced convection boiling, yang prosesnya lebih kompleks dengan melibatkan aliran fluida dua fase, gaya gravitasi, fenomena material, serta mekanisme perpindahan panas.

Gambar kedua di atas adalah sebuah proses pendidihan air pada pipa berpenampang lingkaran yang panjang serta dipanasi secara merata. Pada saat mendekati titik (1), air masuk ke pipa dan secara konveksi menjadi media pendingin pipa. Tepat pada titik (1) mulai terbentuk gelembung-gelembung uap air, menjadi tanda bahwa proses awal pendidihan dimulai. Pada titik (2) temperatur air semakin tinggi dan mencapai temperatur saturasinya dan mencapai fase nucleate boiling region. Pada fase ini campuran air dengan uap air membentuk sebuah aliran yang bergelembung, dan membentuk lingkaran seperti gelang (annular flow). Fenomena ini sebagai hasil interaksi yang kompleks antara gaya tegangan permukaan, fenomena dua permukaan, penurunan drastis tekanan, massa jenis air-uap air, serta efek momentum dari proses pendidihan pada permukaan pipa.

Proses perpindahan panas terus berlangsung sehingga pada titik (3) annular flow membesar dan terbentuk lapisan film air pada dinding pipa. Perpindahan panas selanjutnya terjadi secara konduksi dan konveksi dengan melewati lapisan film tersebut, sehingga proses evaporasi terjadi pada pertemuan lapisan air dengan uap air. Mekanisme perpindahan panas ini disebut pendidihan konveksi, yang juga menghasilkan kecepatan perpindahan panas yang tinggi.

Pada titik (4) proses perpindahan panas mencapai CHF (Critical Heat Flux), dimana lapisan film air pada dinding pipa digantikan dengan lapisan film berupa uap air. Pada fase ini ada beberapa resiko fenomena yang mungkin terjadi, yaitu:

  1. Kenaikan temperatur metal pipa yang terlalu tinggi sehingga dapat merusak pipa tersebut.
  2. Kerugian perpindahan panas. Dan,
  3. Perubahan fluktuasi temperatur yang sangat mungkin dapat menyebabkan kerusakan termal (thermal fatigue failures).

Dari titik (4) ke (5) disebut perpindahan panas post-CHF, yang terjadi dengan sangat kompleks. Setelah titik (5), semua air telah terevaporasi dan berubah fase menjadi uap air.

20121217-093308 AM.jpg

Single-lead Ribbed Tube

20121217-093439 AM.jpg

Multi-lead Ribbed Tube

Beberapa kerugian yang mungkin terjadi pada saat fase perpindahan panas CHF di atas, menghasilkan inovasi dengan dikembangkannya pipa boiler berulir. Ada dua jenis pipa ulir boiler, yakni tipe single-lead ribbed tube dan multi-lead ribbed tube. Pipa ulir ini memperbaiki performa CHF, dengan efek samping penurunan tekanan yang masih dapat ditoleransi namun dapat menghilangkan efek samping lain yang lebih berbahaya. Ulir pipa mengakibatkan aliran berputar yang menghasilkan gaya sentrifugal. Gaya sentrifugal dari fluida terhadap dinding pipa akan menghalangi terbentuknya lapisan film sampai terbentuk uap air yang berkualitas dengan heat flux yang tinggi.

Ref: http://artikel-teknologi.com/

Inilah Keajaiban Burung Gagak


Kenapa Allah memilih burung Gagak sebagai GURU pertama umat manusia dan tidak memilih makhluk-Nya yang lain?

Sebagai mana kita ketahui, bahwa peristiwa pembunuhan manusia pertama kali adalah antara dua anak Adam as, Qabil dan Habil Ketika Qabil membunuh Habil, karena tipu muslihat Iblis la’natullah yang menyusupkan rasa iri, dengki dan hasud kepada Adam dan seluruh keturunannya.

Kemudian Allah swt. mengirimkan burung Gagak untuk mengajarkan anak cucu Adam bagaimana menguburkan mayit sesama mereka.

Mengapa demikian?

Karena burung Gagak adalah burung paling pintar dan cerdik di dibandingkan dengan burung-burung lainnya. Dan Allah swt. telah memberikan insting tentang keahliannya ini.

Setelah dilakukan penelitian, ternyata burung gagak memiliki ukuran otak yang lebih besar dibandingkan otak burung-burung yang lainnya. Dan burung gagak senantiasa hidup bersama kelompoknya sebagaimana manusia yang senantiasa bersosial dengan masyarakat.

Mereka memiliki pemimpin atau hakim yang akan menghukum yang melakukan kesalahan di antara mereka, inilah fitrah yang senantiasa diberikan Allah kepada burung Gagak.

Setiap kesalahan di antara burung Gagak memiliki hukuman masing-masing, berikut adalah contoh-contohnya:

1. Ketika salah satu di antara mereka mengambil jatah makanan untuk anak-anak Gagak, maka hukumannya adalah sekelompok Gagak akan mematukinya sampai bulu-bulu si Gagak habis sehingga Gagak tersebut gundul dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi seperti anak-anak Gagak sebelum dewasa.

2. Ketika seekor Gagak menyakiti perempuan Gagak yang lain, maka sekelompok Gagak akan menyerangnya dengan paruh-paruhnya hingga mati.

Adapun eksekusi hukuman dilakukan di tanah perkebunan atau di daerah yang luas, sehingga proses pengadilan disaksikan oleh kelompok mereka, dan Gagak terdakwa dibawa dengan penjagaan ketat oleh sekelompok Gagak lainnya yang mengelilinginya. Kemudian Gagak tersebut ditundukan kepalanya, diturunkan sayapnya dan ditahan untuk berkoak sebagai bentuk pengakuan atas kesalahannya.

Ketika Gagak terdakwa dijatuhi hukuman mati, maka Gagak-gagak lainnya akan menyerangnya dengan paruh-paruh mereka hingga mati.

Dan setelah Gagak itu mati, maka salah satu di antara mereka akan membawanya dan menggali lubang untuk menguburkannya dengan tanah sebagai penghormatan atas mayat.

Hingga saat ini, para ilmuwan yang melakukan penelitian tentang seluk-beluk hewan mengatakan bahwa hanya Gagaklah yang mengubur mayat kawannya ketika mati.

Demikianlah bagaimana burung Gagak menegakan keadilah dari fitrah Ilahiyah, lebih baik dari pada keadilan yang dimiliki oleh umat manusia.

Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan?

Sumber: fp Mengenal Konspirasi Yahudi dan Memperdalam Islam

Pengenalan Kopling


Kopling (Clutch) adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan dua poros pada kedua ujungnya dengan tujuan untuk mentransmisikan daya mekanis. Kopling biasanya tidak mengizinkan pemisahan antara dua poros ketika beroperasi. Namun saat ini ada kopling yang memiliki torsi yang dibatasi sehingga dapat slip atau terputus ketika batas torsi dilewati.

Kopling dua buah poros yang berputar

Kopling digunakan setiap kali mentransmisikan daya atau gerak yang harus dikendalikan dalam jumlah dan ukuran (misalnya, obeng listrik membatasi seberapa banyak torsi yang ditransmisikan melalui penggunaan kopling, kopling mengontrol mobil mengirimkan tenaga mesin ke roda).

Dalam aplikasi sederhana, kopling menghubungkan dan memutuskan dua poros yang berputar (poros yang digerakkan dan poros yang menggerakkan). Dalam perangkat ini, satu poros biasanya melekat pada motor atau unit tenaga lainnya (unit penggerak) sedangkan poros lain (unit yang digerakkan) memberikan output daya untuk bekerja. Sementara biasanya gerakan yang terlibat adalah rotary namun linier juga mungkin.

Sehubungan dengan drill (bor) dengan torsi yang dikendalikan, misalnya, salah satu poros digerakkan oleh motor dan yang lain mendorong chuck bor. Kopling menghubungkan dua poros sehingga mereka dapat dikunci bersama-sama dan berputar pada kecepatan yang sama, atau (dapat juga) terkunci bersama-sama tetapi berputar pada kecepatan yang berbeda (tergelincir), atau tak dikunci alias dibuka dan berputar pada kecepatan yang berbeda (terlepas).

Tujuan utama dari kopling adalah menyatukan dua bagian yang dapat berputar. Dengan pemilihan, pemasangan, dan perawatan yang teliti, performa kopling bisa maksimal, kehilangan daya bisa minimum, dan biaya perawatan bisa diperkecil.

Kopling digunakan dalam permesinan untuk berbagai Manfaat:

  1. Untuk menghubungkan dua unit poros yang dibuat secara terpisah, seperti poros motor dengan roda atau poros generator dengan mesin. Kopling mampu memisahkan dan menyambung dua poros untuk kebutuhan perbaikan dan penggantian komponen.
  2. Untuk mendapatkan fleksibilitas mekanis, terutama pada dua poros yang tidak berada pada satu aksis.
  3. Untuk mengurangi beban kejut ( shock load ) dari satu poros ke poros yang lain.
  4. Untuk menghindari beban kerja berlebih.
  5. Untuk mengurangi karakteristik getaran dari dua poros yang berputar.

Continue reading

Keseimbangan Energi dengan Perpindahan Panas


Ada kondisi dimana sebuah body (benda) menerima panas dengan konveksi dan radiasi dan transfer bagian dari body ke lingkungan dan menyimpannya dalam body tersebut sehingga meningkatkan temperatur. Dalam kondisi seperti itu, laju perubahan temperatur dapat diperoleh dengan persamaan dibawah ini:

………………………………………………………………………………………………………………………………

Dimana q dot adalah laju pembangkitan panas per satuan volume dan ρ, V dan C adalah densitas, Volume dan Panas Spesifik dari body.

Ketika keseimbangan dicapai,

Contoh Soal:
Continue reading

Menghitung Kerja Yang Dilakukan oleh Fluida Pada Motor Bakar


Dalam mesin pembakaran dalam khususnya pada motor bakar, fluida berupa bahan bakar lah yang berperan sebagai energy yang menghasilkan kerja dengan bantuan sistem engine dan komponen-komponennya. Nah, bagaimana fenomena kerja engine dalam hal ini silinder dan piston berikut komponen-komponen yang lain sehingga menghasilkan energy dari fluida yang dikonsumsi?

Berikut contoh perhitungan sederhana dari kerja yang dilakukan oleh engine terhadap fluida yang dimasukkan, yang saya ambilkan dari handbook termodinamika berjudul “Applied Thermodynamic” . Cekidot.

Contoh Soal:

Satuan massa dari fluida pada tekanan 3 bar dengan volume spesifik (v) 0,18 m3/kg, terkandung dalam silinder dibalik piston yang berekspansi secara bolak-balik pada tekanan 0,6 bar menurut hukum p = c/v2. Dimana c adalah konstanta. Hitunglah kerja yang dilakukan selama proses?



Kiat Menghadapi Kenaikan BBM


Kita boleh kecewa terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, namun jangan sampai kekecewaan kita ditanggapi dengan keluhan demi keluhan tak berujung bahkan sampai kepada cacian dan sumpah serapah tanpa ada usaha untuk mengurangi beban kehidupan yang menurut kita makin berat.

Berikut kiat-kiat menghadapi kenaikan BBM:

[A] Mengontrol nafsu berbelanja (berhemat)

[B] Menambah penghasilan.

Upaya2 penghematan BBM bagi rider diantaranya:

[1] Pastikan ban motor selalu dalam kondisi cukup tekanannya. Semakin kempes maka semakin besar pula torsi yg dibutuhkan utk memutar roda.

Akibatnya semakin besar energi yg terbuang.

[2] Periksa kekencangan rantai serta keausan rantai dan gear. Rantai yg kendor menyebabkan energi yg terbuang saat transmisi energi oleh slip gesekan adalah besar. Demikian pula rantai dan gear yg sudah aus. Jangan malas untuk melumasi rantai dan gear.

[3] Sebaiknya upayakan tangki bensin selalu terisi minimum setengah volume tangki. Volume tangki yg besar memungkinkan penguapan bensin lebih besar ketimbang volume tangki kecil yg terisi penuh oleh bensin. Kita rasakan konsumsi bensin lebih besar saat tangki terisi sedikit bensin ketimbang terisi penuh.

[4] Hilangkan kebiasaan gas-rem. Upayakan mengendarai dengan laju konstan.

[5]  Ada yg mau menambahkan?

[C] (ini yg terpenting) Tawakal dan tetep bersyukur kepada Allah. Betapapun kondisinya Rasulullah menuntun umatnya untuk selalu memuji kepada Allah. Apabila mendapat kenikmatan beliau berucap Alhamdulillahilladzi bini`matihii tatimmus Shaalihat..

Dan apabila mendapat ujian/musibah beliau selalu bertutur Alhamdulillaahi `alaa kulli haal. Inilah sikap optimis yang mengagumkan yg Rasulullah ajarkan.

Sikap Umat Islam Terhadap Hasil Pilpres


Hingga kini pasca pelantikan presiden RI periode 2014-2019, masih banyak saya temukan artikel-artikel bersileweran di beranda fb saya, membeberkan kesalahan-kesalahan presiden kita di muka publik. Tak ayal, banyak tanggapan-tanggapan kontra terhadapnya dan tak sedikit pula yang meng-counter artikel atau status yang dibuat hingga  perang mulut di dunia maya tak terelakkan.

Sekali dua kali, kita menganggapnya khilaf saja. Namun realitanya terjadi berulang-ulang. Mungkinkah agama kita tidak mengaturnya? Padahal kita yakin bahwasanya aspek apapun dalam kehidupan kita sampai-sampai tata cara buang air saja sudah diatur. Mungkinkah cara menyampaikan kritik terhadap pemerintahan terpilih yang merupakan perkara yang lebih besar tidak diatur?  Tidak mungkin!!!

Lantas kalaulah kita tanyakan kepada mereka yang getol dan hobi mengkritik dan mengumbar aib pemimpin di muka publik, bagaimana islam memandang kritik seseorang atau kelompok terhadap pemerintah?Akankah mereka mendapati jawabannya? Kalau tidak, lantas apa yang mendasari setiap tindakan dan sikap yang diambil? Hawa nafsu, perasaan, atau logika belaka?

Berdasarkan penyikapan terhadap pemilihan kandidat presiden dan pemimpin secara umum, hingga terpilih dan bekerjanya seorang pemimpin, beberapa kelompok manusia terklasifikasikan sebagai berikut:

[1] Tidak memuji dan tidak pula mengkritik alias easy going saja. Kelompok ini biasanya dihuni oleh mereka-mereka yang kurang cukup pengetahuan atau wawasan terhadap kandidat dan juga proses yang dilaluinya. Yang termasuk dari kelompok ini biasanya ibu-ibu dan bapak-bapak di kampung yang jauh dari arus informasi . Prinsipnya mereka sederhana, siapapun yang terpilih semoga bisa memihak kepada wong cilik.

[2] Mengkritik dan membeberkan aib kandidat sebelum dan setelah terpilihnya dan bertugasnya.

[3] Mengkritik dan membeberkan aib salah satu kandidat yang dipandang lebih banyak keburukannya sebelum terpilihnya sebatas fakta dan realita yang ia ketahui dan menahan diri dari mengumbar aib-aibnya setelah terpilihnya yang justru kandidat itulah yang memenangkannya.

[4] Memuji kandidat yang menang sebelum terpilihnya dan mengkritik serta mengumbar aib pemimpin di muka publik setelah terpilihnya lantaran banyaknya kekecewaan yang dibuatnya.

Lantas bagaimana Islam, Rasulullah dan para ulama pewaris para nabi menuntun kepada umatnya terkait penyikapan mereka terhadap pemerintahan (pemimpin, red) terpilih?

Apakah jika kita dapati pemimpin yang tidak kita senangi, yang tidak sesuai harapan kita, lantas kita berontak? Ternyata tidak. Jalan nubuwwah memerintahkan kita untuk tetap taat dan bersabar terhadapnya. Continue reading

By Taufiqur Rokhman Posted in Home

Integrasi Tabel Word ke Excel


Di antara pembaca mungkin ada yang sedang menyelesaikan laporan kerja praktek, skripsi, tesis dan semisalnya. Saya ucapkan tetep semangat yaa…jangan mudah patah arang… J. Tak diragukan, laporan skripsi, tesis dan yang lainnya dari jurusan non-eksakta berhamburan tabel-tabel perhitungan. Sebagian dari Anda barang kali masih ada yang menggunakan cara copas ‘langsung’ tabel yang ada di excel ke word. Tidak menjadi masalah apabila tabel itu merupakan tabel final yang tidak ada penyuntingan lagi. Akan tetapi, umumnya dalam mengerjakan laporan skripsi, tesis dan yang lainnya tak sedikit dan tak jarang revisi dari dosen pembimbing. Oleh karenanya, mungkin cara ini sedikit membantu Anda meringankan pekerjaan Anda apabila Anda diminta merevisi berulang-ulang laporan Anda khususnya bagian tabel perhitungan. Cara lama Anda mengkonsekuensikan copas berulang-ulang dari excel ke word apabila terdapat revisi perhitungan atau revisi bentuk tabel. Cara ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan tabel word ke excel sehingga dengannya akan mudah mengedit langsung tabel tersebut terutama yang berkenaan dengan perhitungan matematis. Oke, check this out:

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi dan file dokumen Microsoft excel Anda.
  2. Blok dan copy tabel yang akan ditambahkan ke Microsoft Word.
  3. Buka aplikasi dan file dokumen Microsoft Word Anda.
  4. Klik ribbon home.
  5. Selanjutnya klik dropdown tombol paste lalu pilih item paste special.
  6. Pada dialog paste special pilih paste sebagai Excel Worksheet Object lalu klik tombol OK.
  7. Tabel Microsoft excel akan ditambahkan sebagai object.
  8. Selanjutnya untuk mengedit tabel tersebut dapat dilakukan dengan cara double click pada tabel, atau klik kanan pada tabel kemudian pilih item worksheet object lalu pilih sub item Edit.

Continue reading

Your Work


Saya memiliki teman kuliah S-2 yang banyak berbagi pengalaman kepada saya. Profesi beliau sama dengan saya yakni dosen. Bagi saya, beliau adalah dosen senior. Di usianya yang hampir memasuki kepala 6, sudah banyak makan asam garam baik dalam hal mengajar maupun dalam menjabat sebagai  struktur organisasi di perguruan tinggi atau perusahaan. Dari beliau saya banyak mendapatkan wawasan tentang pendidikan yang tidak saya dapatkan di buku-buku ataupun artikel-artikel di internet. Di sela-sela istirahat kuliah, kami kerap mengobrol seputar materi perkuliahan, metode pengajaran dosen dan pengalaman-pengalaman beliau selama mengajar.

Pernah satu ketika, saya berdiskusi dengan beliau seputar kualitas lulusan kampus swasta dan negeri. Beliau memberikan sedikit gambaran dan tips bagi perusahaan atau institusi yang hendak merekrut karyawan atau dosen. “Baiknya sebuah perusahaan atau institusi yang ingin merekrut dosen atau karyawan perlu mempertimbangkan asal perguruan tinggi dimana ia menamatkan studinya“. Ujarnya. Lalu saya menimpali, “Kalau mereka sudah S-2 bahkan S-3, manakah yang menjadi  standar ukurannya Pak, S-1-nya kah atau S-2 nya atau S-3 nya? Beliau menjawab, “S-1 nya”. Saya belum begitu percaya dengan statement beliau. Segera saya mengorek lebih dalam, “bagaimana bapak bisa mengatakan demikian?” apakah itu merupakan hasil survei, data statistik atau hasil pengamatan bapak selama mengajar dan me-menej program studi beserta dosen-dosennya?

Beliau menjelaskan bahwasanya selama puluhan tahun beliau menjabat sebagai struktur baik dalam institusi pendidikan ataupun perusahaan, telah sampai kepada satu kesimpulan yakni lulusan negeri memiliki dedikasi dan kedisiplinan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan swasta. Tentu saja, kesimpulan ini bukan kesimpulan mutlak yang berlaku pada setiap lulusan. Artinya tak sedikit lulusan dari perguruan tinggi swasta yang tak kalah kinerjanya dibandingkan dengan lulusan negeri bahkan lebih unggul. Dan tak sedikit pula lulusan perguruan tinggi negeri yang lulusannya memble. Namun secara statistik menunjukkan demikian.

Kemudian beliau menjabarkan alasannya. Perguruan tinggi merupakan sebuah arena untuk menempa dan mendidik calon-calon penerus bangsa yang kelak akan menggantikan generasi-generasi tua mereka. Disanalah habit mereka dibentuk. Disanalah attitude dan karakter mereka dibina. Dengan pembinaan yang bagus, mengkonsekuensikan pembentukan habit positif di kalangan peserta didik. Karenanya, habit positif yang terbentuk selama kuliah, akan terus terbawa dan teraplikasi kelak saat kiprahnya di masyarakat. Dan, tak disangsikan lagi secara statistik perguruan tinggi negeri memiliki aturan dan tatib yang lebih tegas dan membina dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta.

Beliau membeberkan rekan-rekan sekerjanya (tanpa menyebut nama) yang mudah diajak bekerja dan yang susah diajak kerja. Dan kebanyakan dari mereka yang susah diajak kerja berasal dari perguruan tinggi swasta. Nah lhoo, sakitnya tuh disini…

Percaya atau tidak, itulah fenomena yang beliau amati. Bagi Anda mungkin saja tidak. Sebab kebetulan Anda memiliki rekan-rekan kerja yang memiliki kinerja yang bagus dan ndilalah rekan kerja tersebut berasal dari institusi swasta. Ya, mungkin pengamatan setiap orang bisa berbeda karena yang diamati dan dialami setiap orang berbeda atau bisa dikatakan relatif. Tapi itulah fakta yang dikemukakan oleh beliau.

Bagi Anda yang merupakan lulusan perguruan tinggi swasta, saya berharap diskusi saya dengan rekan saya diatas tidak usah diambil hati meski terasa menyakitkan. Jikapun kita berasal dari perguruan tinggi swasta yang memiliki dedikasi dan produktivitas kerja yang tinggi , maka lebih indah memfokuskan diri  pada profesi dan prestasi kerja kita, sehingga dengannya kita bisa mematahkan anggapan diantara orang bahwasanya tak selalunya tamatan perguruan tinggi swasta bisa dipandang sebelah mata. Kita juga mampu bersaing dengan mereka-mereka yang merupakan jebolan dari perguruan tinggi negeri.

Pendidikan Karakter


Sekolah bukan hanya menjadi tempat transfer knowledge. Namun yang tak kalah penting sekolah juga meneladankan karakter-karakter luhur kepada anak didik. Sehingga diharapkan kelak setelah lulus, mereka selain cerdas dan berpengetahuan juga memiliki adab dan akhlak yang luhur.  Akan tetapi sayangnya pendidikan karakter atau non kognitif yang diberikan di sekolah tidak akan efektif membentuk karakter pribadi peserta didik apabila tidak diiringi atau ditunjang pendidikan karakter oleh orang tua di lingkungan rumahnya. Sudah barang tentu, pendidikan karakter yang ditanamkan oleh orang tua kepada anaknya memegang peranan penting dalam membentuk pribadi mereka. Terlebih, pendidikan di kampus yang notabene tidak sedikit peserta didiknya tinggal jauh dari orang tuanya dengan cara ngekos, meniscayakan kurangnya interaksi dengan orang tuanya. Tak ayal, krisis keteladanan dari orang tua menggiring mereka mencari jati diri dan figur dari luar. Sebab, sememangnya fitrah seseorang itu suka meniru. Beruntung apabila ia mendapatkan figur yang pantas untuk ditiru. Namun bagaimana bila sebaliknya?

Itu sebabnya, banyaknya kenakalan remaja yang terjadi di kampus khususnya, akibat dari kurangnya interaksi dan keteladanan dari orang tua di rumah. Bagaimana tidak, mereka tinggal ngekos, jauh dari orang tua. Pulang ke rumah paling cepat seminggu sekali. Berapa hari mereka berkumpul dengan orang tuanya. Sementara berapa hari mereka berkumpul dan berinteraksi dengan rekan-rekan sepergaulannya. Maka tak heran, apabila mereka-mereka yang sebelum masuknya begitu polos, akan tetapi memasuki pertengahan masa studi berubah menjadi sangar.  Sungguh, inilah yang menjadi problem besar dalam pendidikan di perguruan tinggi di tanah air kita.

Oleh karenanya, pendidikan agama usia dini adalah sebuah keniscayaan. Tiada 1622741_678671782240810_7503551698185316951_npendidikan karakter yang lebih baik kecuali semuanya tercover dalam pendidikan agama.  Membekali putra putri kita semenjak dini dengan ilmu dan aqidah yang kuat kendatipun kita harus mengeluarkan biaya besar seyogyanya menjadi visi utama dalam pendidikan anak. Sebab Ilmu akan berguna sekali kelak di usia dewasanya. Ilmu akan menjaganya sebagaimana Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib pernah  menasehatkan tentang keutamaan ilmu dibandingkan dengan harta:

العِلْمُ خَيْرٌ مِنَ الْمَالِ، العِلْمُ يَحْرُسُكَ وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ، العِلْمُ يَزْكُو عَلَى العَمَلِ وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ، وَمَحَبَّةُ العَالِـمِ دِيْنٌ يُدَانُ بِهِ، العِلْمُ يُكْسِبُ العَالـِمَ الطَّاعَةَ فِي حَيَاتِهِ، وَجَمِيْلَ اْلأُحْدُوْثَةِ بَعْدَ مَوْتِهِ، وَصَنِيْعَةُ الْمَالِ تَزُوْلُ بِزَوَالِهِ، مَاتَ خُزَّانُ اْلأَمْوَالِ وَهُمْ أَحْيَاءُ وَالْعُلَمَاءُ بَاقُوْنَ مَا بَقِيَ الدَّهْرُ، أَعْيَانُهُمْ مَفْقُوْدَةٌ وَأَمْثَالُهُمْ فِي القُلُوْبِ مَوْجُوْدَةٌ
“Ilmu itu lebih baik daripada harta, karena ilmu akan menjagamu sementara harta harus engkau jaga. Ilmu akan terus bertambah dan berkembang dengan diamalkan sementara harta akan terkurangi dengan penggunaan. Dan mencintai seorang yang berilmu adalah agama yang dipegangi. Ilmu akan membawa pemiliknya untuk berbuat taat selama hidupnya dan akan meninggalkan nama yang harum setelah matinya. Sementara orang yang memiliki harta akan hilang seiring dengan hilangnya harta. Pengumpul harta itu seakan telah mati padahal sebenarnya dia masih hidup. Sementara orang yang berilmu akan tetap hidup sepanjang masa. Jasad-jasad mereka telah tiada, namun mereka tetap ada di hati manusia.” (dinukil dari Min Washaya As-Salaf, hal. 13-14)

Ilmu akan menjaga si empunya dapat ditinjau dari beberapa sisi:

[1] Orang yang memiliki ilmu terutama ilmu yang menumbuhkan aqidah atau keyakinan terhadap Allah dan hari akhir, maka ilmu tersebut akan menghalanginya dari perbuatan-perbuatan maksiat atau tercela. Hal ini, akan terlihat sekali pengaruhnya apabila kita membandingkan dengan orang yang tidak memiliki ilmu atau pengetahuan (kecuali sedikit), maka akan tampak sekali perbedaannya bahwasanya orang yang sedikit pengetahuan dan pengenalan akan Allah dan hari akhir, maka sedikit rasa takutnya kepada-Nya. Bila sedikit rasa takutnya kepada Allah, maka ia tak ragu-ragu lagi menerjang perkara-perkara yang dilarang oleh syariat. Meskipun ini juga tidak menafikan ada beberapa golongan manusia yang nekad menerjang larang-larang-Nya kendatipun sudah mengilmuinya.

[2] Orang yang memiliki ilmu cenderung mampu membedakan perkara yang haq dan yang batil dibandingkan mereka yang jahil akannya. Bagaimana seseorang akan menjauhi sebuah larangan apabila ia tidak tau bahwa hal itu adalah larangan. Bagaimana dia menghindari yang batil apabila ia sendiri tidak mengerti bahwasanya perkara tersebut adalah batil.

Dengan demikian, kala orang tua tidak dapat mengawasi seluruh aktivitas anaknya lantaran jauhnya dan kesibukannya , maka dengan bekal ilmu yang diberikannya, insya Allah ilmu tersebut akan menjaganya. Menjaga dalam arti menahannya dari perbuatan-perbuatan buruk dan tercela.

Maka sungguh tidak ada pemberian berharga orang tua kepada anaknya kecuali ilmu yang bermanfaat. Sebuah ilmu yang mampu menuntunnya menggapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri  pernah pula mengatakan:

بَابٌ مِنَ الْعِلْمِ يَتَعَلَّمُهُ الرَّجُلُ خَيْرٌ لَهُ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا
“Satu bab ilmu agama yang dipelajari oleh seseorang lebih baik baginya daripada dunia seisinya.” (dinukil dari Waratsatul Anbiya`, hal. 18).

Senada dengan nasehat beliau bahwasanya satu ilmu yang orang tua berikan kepada anaknya lebih baik daripada pemberian dunia seisinya. Semoga putra-putri kita menjadi insan-insan yang sholih dan shalihah, bermanfaat bagi sesamannya.

Outbond FT 2014


Pasca tahun 2009, di tanggal 27 September 2004 fakultas teknik baru kembali mengadakan outbond sekaligus  refreshing dari rutinitas dan kepenatan kerja sehari-hari. Outbond yang dihelat di pangalengan Bandung ini diikuti oleh sebagian besar warga fakultas teknik baik dosen maupun karyawan. Semua peserta outbond berkumpul di fakultas teknik pukul 06.30 WIB. Pengarahan oleh panitia dan Dekan FT diberikan kepada para peserta sebelum berangkat menuju lokasi tujuan.

DSC_1211

Dengan 4 mobil, semua peserta dibawa menuju ke lokasi outbond. Berangkat pukul 07.00 WIB, semua peserta sampai di lokasi tujuan sekira pukul 11.30 WIB. Sebagian peserta yang sudah sampai duluan, bisa lebih lama untuk rehat sebelum dimulainya acara. Setelah semuanya berkumpul dan rehat serta sholat, para peserta dipandu oleh guider dari pihak penyedia lokasi outbond mengikuti semua rundown acara yang sudah disiapkan oleh panitia dan pengelola tempat outbond.

DSC_1219

Sebelum rafting atau arung jeram, oleh guider para peserta dipandu ice breaking untuk melepas lelah selama perjalanan panjang dari Bekasi – Bandung. Pada sesi ini, para peserta juga dibekali pelatihan kerjasama (teamwork) untuk keberhasilan adventure (rafting). Sebab memang, hal yang paling utama dibutuhkan pada rafting adalah kerja tim. Dan ini sebabnya  panitia character building FT memilih rafting untuk mengasah dan mempertajam lagi teamwork para peserta yang dibutuhkan sekali dalam pengembangan lembaga. Tanpanya, mustahil sebuah lembaga akan mampu mengembangkan diri menjadi lembaga yang lebih maju dan kompetitif.

DSC09504

Setelah sejam dibekali pelatihan teamwork, para peserta dipandu menuju sungai dimana arung jeram akan dilakukan.

 Sebelumnya para peserta dibekali petunjuk teknis untuk arung jeram. Setelah mengenakan perlengkapan safety seperti helm dan pelampung, para peserta yang sudah dibentuk regu sebelumnya segera menaiki kapal dan dipandu guider tiap-tiapnya.

DSC09578

Setiap regu terdiri dari 4-5 orang. Jarak yang harus arungi untuk arung jeram ini sekira 4-5 km.

DSC09605

Tampak semua peserta menikmati aktivitas ini, meskipun perasaan khawatir dan takut kalau-kalau kapalnya terbalik, tidak dapat disembunyikan dari raut muka mereka. Begitu finish, oleh panitia pihak pengelola, para peserta disuguhi dengan jagung rebus, pisang rebus dan bandrek. Sungguh perpaduan panganan yang sangat ciamik dikala dinginnya udara menyergap raga ini. :)

Usai menikmati  itu, para peserta dibawa oleh mobil yang sudah disiapkan panitia arung jeram kembali ke padepokan. Sesampainya di padepokan, sebagian peserta ada yang langsung santap siang yang sudah disiapkan oleh panitia, sebagiannya lagi mandi untuk menyegarkan dan membersihkan badan sebelum santap siang.

DSC09650

Usai santap siang, tiba saatnya penyerahan hadiah demi hadiah bagi para peserta yang mendapat predikat TER. Sebelumnya saat masih di kampus, para peserta sudah diberikan quesioner yang sudah dikonsep oleh panitia outbond. Intinya quesioner itu memberikan penilaian secara rahasia kepada rekan dosen atau staf sesuai dengan kriteria yang sudah diberikan oleh panitia, seperti terbaik, terajin, terapi, termalas, terjorok dan semisalnya. Kemudian, hasilnya di list. Bagi siapa yang meraih point (suara) terbanyak untuk kriteria tertentu, maka dialah yang berhak mendapat hadiahnya.  Diharapkan, dengan ini setiap sivitas akademika dapat mengevaluasi diri masing-masing dan pada gilirannya akan memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerjanya.

Sememangnya, kegiatan-kegiatan seperti ini perlu diadakan secara berkala tahunan atau dua tahunan tentunya disamping mengasah teamwork juga menumbuhkan solidaritas diantara civitas akademika.

Mode Kombinasi dari Perpindahan Panas


Pada postingan sebelumnya telah diulas setiap mode perpindahan panas secara terpisah. Tapi dalam prakteknya ketiga mode perpindahan panas dapat terjadi secara bersamaan. Sebagian besar, mode konduksi dan konveksi terjadi secara simultan (bersamaan) ketika panas dari fluida panas ditransfer ke fluida dingin melalui sebuah penghalang. Perhatikan contoh berikut: Sebuah dinding menerima panas secara konveksi dan radiasi di satu sisi. Setelah konduksi ke permukaan berikutnya, panas dipindahkan ke lingkungan secara konveksi dan radiasi. Situasi ini ditunjukkan pada Gambar dibawah:

 

 

 

 

 

 

Aliran panas diberikan oleh persamaan berikut: Continue reading

Regangan


Perubahan fraksional dalam dimensi material yang dihasilkan oleh gaya disebut regangan. Untuk gaya tarik dan tekan, regangan adalah rasio perubahan panjang terhadap panjang original. Symbol yang digunakan untuk regangan adalah ε (epsilon). Untuk material dengan panjang L meter yang berubah dalam panjang sebesar x, maka

 

Regangan adalah besaran tak berdimensi dan sering dinyatakan sebagai persentase

 

Untuk gaya geser, regangan dinyatakan dengan symbol ϒ (gamma) dan dirumuskan dengan

Continue reading

Musik Klasik Membuat Cerdas! Yakin?!


Baru-baru ini kita dikagetkan oleh sebuah fakta baru penelitian bahwa ternyata musik klasik tidak memiliki pengaruh apapun terhadap kemampuan kognitif seorang anak. Itu artinya, mendengarkan musik klasik tidak mencerdaskan anak sebagaimana yang selama ini diberitakan. Selama lebih dari 15 tahun, kita terkecoh oleh publisitas yang banyak membesar-besarkan tentang musik klasik yang dapat memacu kecerdasan seorang anak.

Beberapa orang peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek dan Anton K. Formann dalam riset mereka yang diberi judul “Mozart Effect” mengemukakan kesalahan besar dari hasil penelitian musik yang melegenda ini.

Pietschnig dan kawan-kawannya mengumpulkan semua pendapat dan temuan para ahli terkait dampak musik Mozart terhadap tingkat intelegensi seseorang kemudian mereka membuat riset terhadap 3000 partisipator.
Hasilnya ternyata sangat mengejutkan! Berdasarkan penelitian terhadap ribuan partisipator itu, Pietschnig dan rekan-rekannya menyimpulkan bahwa tidak ada stimulus atau sesuatu yang mendorong peningkatan kemampuan spasial seseorang setelah mendengarkan musik Mozart.

Senada dengan Jacob Pietschnig dan kawan-kawannya,sebuah tim peneliti Jerman yang terdiri atas ilmuwan, psikolog, filsuf, pendidik, dan ahli musik mengumpulkan berbagai literatur dan fakta mengenai efek mozart ini. Mereka mengemukakan bahwa sangat tidak mungkin mozart dapat membuat seorang anak menjadi jenius.
Penelitian terbaru ini membantah habis-habisan hasil riset psikolog Frances Rauscher dan rekan-rekannya di University of California pada tahun 1993 yang mengemukakan bahwa musik Mozart ternyata dapat meningkatkan kemampuan mengerjakan soal-soal mengenai spasial.
Al-Quran Mencerdaskan.

Berbeda dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah mukjizat yang telah Allah jamin kemurniannya hingga hari kiamat kelak. Ada banyak kemuliaan dan kebaikan yang ada dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah Al-Qur’an dapat merangsang perkembangan otak anak dan meningkatkan intelegensinya.

Setiap suara atau sumber bunyi memiliki frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Nah, ternyata, bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.

Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti; memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa, dsb.

Pada asalnya, milyaran sel saraf dalam otak manusia bergetar secara konstan. Sel ini berisi program yang rumit dimana milyar sel-sel di sekitar berinteraksi dalam sebuah koordinasi yang luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah.
Sebelum bayi lahir, sel-sel otaknya mulai bergetar berirama secara seimbang. Tapi setelah kelahirannya, tindakan masing-masing akan mempengaruhi sel-sel otak dan cara mereka bergetar. Jadi jika beberapa sel otak tidak siap untuk mentoleransi frekuensi tinggi, ini dapat menyebabkan gangguan dalam sistem getar otak yang pada gilirannya menyebabkan banyak penyakit fisik dan psikologis.

Seorang peneliti bernama Enrick William Duve menemukan bahwa otak bereaksi terhadap gelombang suara tertentu. Dan gelombang tersebut dapat berpengaruh secara positif dan negatif. Ketika beredar informasi bahwa musik klasik berpengaruh terhadap perkembangan otak manusia, banyak kalangan menggunakan musik klasik sebagai obat terapi.

Tapi, Al-Qur’an tetaplah obat yang terbaik. Terapi dengan Al-Qur’an terbukti mampu meningkatkan kecerdasan seorang anak, menyembuhkan berbagai penyakit, dsb. Ini dikarenakan frekuensi gelombang bacaan Al-Qur’an memiliki kemampuan untuk memprogram ulang sel-sel otak, meningkatkan kemampuan, serta menyeimbangkannya.

Satu lagi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, yakni bahasa yang memiliki nilai sastra yang tinggi, dan bahasa nomor satu yang paling sulit untuk dipelajari. Kita tahu, bahwa tidak ada satupun dari kita yang mampu menandingi keindahan bahasa Al-Qur’an. Namun, tahukah Anda, bahwa ternyata jika kita mampu berbahasa Arab dapat memudahkan kita untuk menguasai bahasa asing lainnya?

Anak-anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an disertai dengan memahami maknanya, ternyata memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik daripada anak-anak lain. Bahkan meski bahasa tersebut masih asing, ia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kemudian menguasainya, insya Allah.

Sumber: https://www.facebook.com/ibnu.mishry/posts/293657167505882

By Taufiqur Rokhman Posted in Religi